Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Locus of control dan Dukungan Sosial terhadap Homesickness pada Mahasantri Putri Ma’had Al-Jami’ah di UIN SMDD Bukittinggi” yang disusun oleh Salsabilla, NIM 2622116, Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN) Bukittinggi, Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena homesickness yang dialami sebagian mahasantri putri Ma'had Al-Jami'ah UIN SMDD Bukittinggi, ditandai dengan kerinduan terhadap rumah dan keluarga, kesedihan, kesepian, serta kesulitan beradaptasi di lingkungan baru. Perbedaan locus of control dan dukungan sosial diduga memengaruhi tingkat homesickness pada mahasantri. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui besar pengaruh locus of control terhadap homesickness pada Mahasantri Putri Ma’had Al-Jami’ah UIN SMDD Bukittinggi, (2) mengetahui besar pengaruh dukungan sosial terhadap homesickness pada Mahasantri Putri Ma’had Al-Jami’ah UIN SMDD Bukittinggi, dan (3) mengetahui besar pengaruh locus of control dan dukungan sosial secara bersama-sama terhadap homesickness pada Mahasantri Putri Ma’had Al-Jami’ah UIN SMDD Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 453 mahasantri putri Ma’had Al-Jami’ah UIN SMDD Bukittinggi. Sampel penelitian sebanyak 212 responden yang ditentukan menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket locus of control, dukungan sosial, dan homesickness yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara locus of control terhadap homesickness. Pada dimensi internal, locus of control berpengaruh negatif dan signifikan terhadap homesickness dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan kontribusi sebesar 14,9%, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi internal locus of control, maka semakin rendah tingkat homesickness. Sebaliknya, pada dimensi eksternal, locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap homesickness dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan kontribusi sebesar 16,9%, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi external locus of control, maka semakin tinggi tingkat homesickness. (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial terhadap homesickness dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan kontribusi sebesar 13,1%. Koefisien regresi yang bernilai negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, maka semakin rendah tingkat homesickness yang dialami; (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara locus of control dan dukungan sosial secara bersama-sama terhadap homesickness dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan kontribusi sebesar 23,4%, sedangkan 76,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, locus of control dan dukungan sosial merupakan faktor yang berpengaruh terhadap homesickness pada Mahasantri Putri Ma’had Al-Jami’ah UIN SMDD Bukittinggi.