Abstrak
Penelitian ini berjudul Penerapan Program Tahfidz Takhassus Al-Qur’an dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di SDIT Cahaya Hati Pauh Kambar Kabupaten Padang Pariaman, yang ditulis oleh Muri Julianti, NIM 2122475, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya siswa yang terlambat mengikuti kegiatan tahfidz, kurangnya semangat dalam menghafal Al-Qur’an, serta belum optimalnya pelaksanaan muroja’ah secara konsisten. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pencapaian target hafalan dan pembentukan karakter disiplin siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan program tahfidz takhassus Al-Qur’an dalam pembentukan karakter disiplin siswa serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di SDIT Cahaya Hati Pauh Kambar Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru tahfidz takhassus, siswa tahfidz takhassus, dan Wakil Kepala Tahfidz dan Al-Qur’an. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan program tahfidz takhassus Al-Qur’an dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat melalui kegiatan muroja’ah dan setoran hafalan serta dievaluasi secara harian, bulanan, dan semester. Program ini membentuk karakter disiplin siswa yang terlihat dari disiplin waktu, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab dalam menyelesaikan target hafalan, serta kemampuan mengatur waktu. (2) Faktor pendukung meliputi kompetensi guru tahfidz, halaqah intensif, pemanfaatan waktu pagi (golden time), pemberian reward berupa beasiswa, dukungan orang tua, motivasi guru, lingkungan sekolah yang kondusif, dan semangat siswa. (3) Faktor penghambat meliputi keterlibatan siswa dalam kegiatan sekolah lainnya, rasa jenuh dalam menghafal, keterlambatan hadir ke sekolah, jarak tempat tinggal yang cukup jauh, serta kondisi cuaca yang kurang mendukung. Dengan demikian, program tahfidz takhassus Al-Qur’an memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter disiplin siswa.