Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2017Versi 1

Pengaruh Penerapan Kode Etik Konselor Terhadap Tingkat Kepercayaan Mengikuti Layanan Konseling Perorangan Siswa SMP N 5 Bukittinggi

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•10 dilihat · 6 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Surfa Dillah/2613.113. Bimbingan Konseling. Pengaruh Penerapan Kode Etik Konselor Terhadap Tingkat Kepercayaan Mengikuti Layanan Konseling Perorangan Siswa SMP N 5 Bukittinggi Kode etik konselor memberikan pengaruh yang besar bagi siswa, selain itu konselor memiliki peranan yang penting bagi perkembangan siswa dalam menjalani kehidupannya. Salah satu kode etik konselor adalah kerahasiaan dalam komunikasi dan hal-hal yang bersifat pribadi, penelitian ini beranjak dari fenoma yang penulis lihat. Penulis menemukan ada diantara siswa menganggap konselor belum bisa menjaga kerahasiaan masalah klien karena konselor melakukan konseling di depan orang lain, siswa juga menganggap konseling itu hanya untuk siswa yang bermasalah saja, serta siswa menganggap konselor tidak konsisten terhadap perkataannya dan berdasarkan informasi dari beberapa orang siswa mengatakan bahwa siswa datang keruang bimbingan dan konseling tidak datang sendiri atau sukarela, tetapi di panggil oleh konselor karena ada masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kode etik konselor terhadap tingkat kepercayaan mengikuti layanan konseling perorangan siswa dikelas IX SMP N 5 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi, populasi adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 180 orang. Sedangkan sampel penelitian berjumlah 48 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling, alat pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data menggunakan statistik sederhana, dan dalam pengkorelasian variabel penelitian menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22,0. Perolehan nilai signifikan untuk kode etik konselor sebesar 0,30 sedangkan nilai signifikan untuk kepercayaan siswa sebesar 0,06, karena nilai signifikasi dari data kode etik konselor dan kepercayaan siswa lebih dari > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa, Ha diterima dan Ho ditolak dengan artian data kode etik konselor dan kepercayaan siswa normal. sedangkan didalam uji homogenitas yaitu 0,01 yang berarti kecil dari alpha 0,05 jadi data dapat dikatakan homogen. Hasil penghitungan koefisien determinasi dapat diartikan 61,466% variansi variabel kepercayaan siswa (Y) dipengaruhi sebesar 61,466% oleh kode etik konselor (X) sementara 38,534% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Terdapat hubungan yang signifikan antara kode etik konselor terhadap kepercayaan siswa di SMP N 5 Bukittinggi, hal ini terlihat dengan rhitung sebesar 0,784 sementara dari rtabel dengan degree of freedom (df) 46 diperoleh angka 0,291 pada taraf signifikan 0,05. Sehingga rhitung > rtabel. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik konselor berpengaruh terhadap kepercayaan dalam proses konseling, seorang konselor harus menjaga kepercayaan dari siswa yaitu merahasiakan data pribadi yang diberikan oleh siswa. Sehingga tidak mengurangi rasa kepercayaan yang ada pada diri siswa, dengan begitu layanan konseling yang diberikan akan lebih maksimal.

Kata kunci

PENERAPAN KODE ETIK KONSELOR,KEPERCAYAAN MENGIKUTI LAYANAN KONSELING PERORANGAN

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Penerapan Kode Etik Konselor Terhadap Tingkat Kepercayaan Mengikuti Layanan Konseling Perorangan Siswa SMP N 5 Bukittinggi2017 · oai:ais:skripsi:1848