Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Peran Perempuan dalam Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Perempuan Pedagang Sayur di Nagari Padang Laweh, Kabupaten Agam)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Islam•14 dilihat · 6 unduhan

Abstrak

Skripsi ini disusun oleh Erlangga Shafira Azzahara, NIM 3222109, Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dengan judul skripsi “Analisis Peran Perempuan Dalam Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Perempuan Pedagang Sayur di Nagari Padang Laweh, Kabupaten Agam)”. Penelitian ini dibimbing oleh Bapak Zuwardi, SEI., MA., NIP. 198407232015031003. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakstabilan pendapatan suami dari sektor pertanian di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, yang bersifat musiman dan tidak menentu, sehingga mendorong keterlibatan perempuan dalam berdagang sayur untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan pedagang sayur dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, serta menjelaskan kesesuaian praktik berdagang mereka dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian lapangan, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara (semi-terstruktur), dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 8 orang perempuan pedagang sayur yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pedagang sayur menjalankan peran ganda sebagai istri, ibu, dan anggota masyarakat secara seimbang, di mana aktivitas berdagang dilakukan atas izin suami tanpa mengabaikan tanggung jawab rumah tangga. Peran tersebut berhasil menjaga ketahanan ekonomi keluarga melalui terpenuhinya empat indikator, yaitu kepemilikan tempat tinggal, pendapatan keluarga yang secara objektif berada di atas Upah Minimum Kabupaten (UMK) dengan kontribusi pendapatan istri yang lebih besar dibandingkan suami sehingga peran perempuan menjadi penjaga likuiditas ekonomi keluarga, dan secara subjektif dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kemampuan membiayai pendidikan anak hingga tidak ada yang putus sekolah, serta kepemilikan jaminan kesehatan BPJS, namun dalam hal tabungan, belum semua informan mampu menyisihkan pendapatan secara rutin. Praktik berdagang yang dilakukan juga telah mencerminkan lima prinsip Ekonomi Islam, yaitu tauhid, ‘adl, nubuwwah, khilafah, dan ma’ad. Dengan demikian, ketahanan ekonomi yang dicapai bukan sekadar bernilai duniawi, melainkan ketahanan yang penuh nilai keberkahan sesuai dengan perspektif ekonomi Islam.

Kata kunci

Peran Perempuan, Ketahanan Ekonomi Keluarga, Ekonomi Islam, Pedagang Sayur.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Peran Perempuan dalam Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Perempuan Pedagang Sayur di Nagari Padang Laweh, Kabupaten Agam)2026 · oai:ais:skripsi:20504

Publikasi terkait