Abstrak
Skripsi ini di tulis oleh Jera Oktavia dengan NIM 3222142 yang berjudul “Analisis Peran Perempuan Minang Dalam Aktivitas Ekonomi Dipasar Tradisional Dalam Tinjauan Ekonomi Islam (Studi Kasus: Pasar Aur Bukittinggi)”. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini mengkaji peran perempuan Minang dalam aktivitas ekonomi dipasar tradisional menurut prinsip ekonomi islam. Perempuan minangkabau memiliki peran yang sangat strategis dalam aktivitas ekonomi di pasar tradisional, khususnya di Pasar Aur Bukittinggi. Keterlibatan perempuan dalam kegiatan perdagangan tidak hanya di dorong oleh faktor budaya dan sistem kekerabatan matrilineal, tetapi juga oleh tuntutan ekonomi rumah tangga yang semakin meningkat, keterbatasan pendapatan keluarga, serta kebutuhan akan kemandirian ekonomi. Perempuan minang tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai pengelola usaha, pengatur keuangan keluarga, serta penggerak utama kesejahteraan rumah tangga dan masyarakat. Dari perspektif ekonomi islam, aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh pedagang perempuan minang pada dasarnya diperbolehkan dan sejalan dengan prinsip fiqih muamalah, selama dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang komprehensif dan relevan dengan fokus penelitian. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari pedagang perempuan minang serta data sekunder yang berasal dari literatur, dokumen resmi, dan referensi terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang perempuan minang memiliki peran yang sangat penting dalam aktivitas ekonomi dipasar tradisional, khususnya di pasar aur bukittinggi. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pelaku perdagangan, tetapi juga sebagai pengelola usaha, pengatur keuangan, serta penopang utama perekonomian keluarga. Aktivitas berdagang yang dijalankan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan keberlangsungan ekonomi keluarga. Dalam praktiknya, pedagang perempuan minang umumnya telah menerapkan prinsip-prinsip ekonomi islam seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab dalam berdagang. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya berbagai kendala yang dihadapi antara lain beban peran ganda dan tantangan dalam penerapan prinsip ekonomi islam dalam aktivitas perdagangan. Penelitian ini menegaskan bahwa peran pedagang perempuan minang dalam aktivitas ekonomi dipasar tradisional tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga mencerminkan penerapan nilai-nilai ekonomi islam dalam kehidupan sehari-hari.