Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena permasalahan kesehatan mental yang ditemukan pada siswa MTsN 1 Agam Bukareh Kecamatan Tilatang Kamang, di antaranya perilaku menyakiti diri, murung di sekolah, serta kecenderungan mengasingkan diri akibat ketidakmampuan siswa menghadapi problematika yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks mindfulness, indeks kesehatan mental, serta pengaruh mindfulness terhadap kesehatan mental siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiasi korelasional. Populasi penelitian berjumlah 145 siswa kelas VIII, dengan sampel sebanyak 36 orang yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tingkat mindfulness siswa berada pada kategori sedang (66,7%), begitu pula kondisi kesehatan mental siswa berada pada kategori sedang (66,7%). Hasil uji regresi menunjukkan nilai konstanta sebesar 7,098 dan koefisien regresi mindfulness sebesar 0,788, dengan t hitung 5,341 > t tabel 1,691 dan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga mindfulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesehatan mental siswa. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,456 menunjukkan bahwa mindfulness berkontribusi sebesar 45,6% terhadap kesehatan mental siswa, sedangkan 54,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.