Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar Informatika siswa kelas X di SMK Negeri 2 Padang Panjang. Berdasarkan data hasil belajar terdapat 59 siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi hasil belajar tersebut adalah penerapan sistem pembelajaran Full Day School yang mengharuskan siswa belajar dari pagi hingga sore hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kontribusi pembelajaran Full Day School terhadap hasil belajar Informatika siswa serta mengetahui besarnya kontribusi yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Padang Panjang yang berjumlah 44 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi Pearson Product Moment, dan uji koefisien determinasi (R Square) menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data variabel Full Day School dan hasil belajar memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,560 dengan signifikansi 0,000 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dengan tingkat hubungan sedang antara pembelajaran Full Day School dan hasil belajar Informatika. Uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,314, yang berarti pembelajaran Full Day School memberikan kontribusi sebesar 31,4% terhadap hasil belajar Informatika siswa, sedangkan 68,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat kontribusi pembelajaran Full Day School terhadap hasil belajar Informatika siswa kelas X di SMK Negeri 2 Padang Panjang, meskipun kontribusinya berada pada kategori sedang.