Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Penyelesaian Sengketa Waris Menurut Adat dan Hukum Islam di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Islam•7 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

Tesis ini berjudul “Penyelesaian Sengketa Waris Menurut Hukum Adat Dan Hukum Islam Di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok” ditulis oleh Mella Yolanda Sari dengan NIM 10124049, Program Studi Hukum Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penulisan tesis ini adalah adanya konflik waris yang muncul di Nagari Alahan Panjang disebabkan perbedaan pandangan dalam proses pembagian kekayaan dari pewarisan antara hukum adat Minangkabau dan hukum Islam. Dalam sistem adat Minangkabau, pembagian harta pusaka mengikuti garis keturunan matrilineal sementara dalam hukum Islam pengaturan pembagian warisan mengikuti aturan faraidh. Perbedaan ini sering menimbulkan konflik di masyarakat, sehingga diperlukan kajian yang lebih mendalam mengenai cara penyelesaian sengketa waris sesuai adat dah hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami jenis dan ciri-ciri sengketa waris yang terletak di Nagari Alahan Panjang, mekanisme penyelesaian menurut adat Minangkabau serta aturan hukum Islam dalam menyelesaikan sengketa waris tersebut. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan suatu fenomena secara mendalam berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan tanpa menggunakan perhitungan statistik. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan di lokasi, sedangkan data sekunder didapatkan dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, kitab fiqh, regulasi dan literatur lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Melakukan analisis data secara kualitatif deskriptif, yaitu menggambarkan secara mendalam fenomena yang diteliti sebagaimana adanya berdasarkan data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahapan utama metode analisis data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konflik warisan di Nagari Alahan Panjang umumnya disebabkan oleh perselisihan dalam perebutan harta warisan, perbedaan pemahaman diantara para ahli waris serta kurangnya kesepakatan dalam penerapan adat dan hukum Islam. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan keluarga, niniak mamak, dan tokoh adat serta jika diperlukan, dapat dilanjutkan ke lembaga hukum formal. Dalam pandangan hukum Islam, pembagian warisan harus mengikuti ketentuan yang ada dalam Al-Qur’an dan hadis dengan sistem faraidh. Oleh karena itu, penyelesaian sengketa waris yang ideal adalah yang mengedepankan musyawarah, keadilan dan kemaslahatan serta tetap memperhatikan kaidah adat dan syari’at Islam.

Kata kunci

Sengketa Waris, Adat Minangkabau, Hukum Islam

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penyelesaian Sengketa Waris Menurut Adat dan Hukum Islam di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok2026 · oai:ais:skripsi:20009

Publikasi terkait