Abstrak
Skripsi ini berjudul, “Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Jumlah Pembiayaan Pada KSU BMT Usaha Mandiri Dusun Bukit Sari” ditulis oleh David Khamarul Tri Romansyah dengan NIM 3321259, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2026. KSU BMT Usaha Mandiri Dusun Bukit Sari sudah menerapkan strategi promosi dalam produk pembiayaan, akan tetapi jumlah pembiayaan masih saja mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun serta adanya persaingan yang cukup ketat dengan lembaga keuangan konvensional dan koperasi lain diwilayah Dusun Bukit Sari. Selain itu, rendahnya pemahaman masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah dan terbatasnya pemanfaatan media promosi menjadi tantangan tersendiri bagi KSU BMT Usaha Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan serta kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang terdapat pada KSU BMT Usaha Mandiri dalam memasarkan produk pembiayaan. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik analisis dan pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis SWOT. Hasil penelitian yang dilakukan di KSU BMT Usaha Mandiri Dusun Bukit Sari ini menunjukkan bahwa strategi promosi dalam meningkatkan jumlah pembiayaan dapat dilakukan dengan menerapkan strategi S-O yaitu : (1) Memperkuat brand image kepada masyarakat bahwa produk pembiayaan KSU BMT Usaha Mandiri telah sesuai dengan syariat dan lebih bisa dijangkau oleh masyarakat. (2) Mengoptimalkan kesesuaian produk pembiayaan dengan prinsip syariah untuk memenuhi kebutuhan modal usaha pelaku UMKM diwilayah Dusun Bukit Sari. (3) Memanfaatkan pelayanan yang bersifat kekeluargaan dan personal guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap KSU BMT Usaha Mandiri sebagai lembaga keuangan berbasis syariah. (4) Menggunakan kedekatan sosial dan lokasi yang strategis untuk memperluas jangkauan promosi ke wilayah atau dusun lain yang belum terlayani lembaga keuangan syariah. (5) Mengembangkan kegiatan promosi melalui program literasi keuangan sebagai sarana edukasi sekaligus pemasaran produk pembiayaan. (6) Mengoptimalkan metode promosi langsung (door to door) untuk menjangkau masyarakat pedesaan yang memiliki keterbatasan akses informasi. (7) Menjalin kerjasama dengan kelompok tani dan pelaku UMKM sebagai mitra dalam penyaluran pembiayaan secara kolektif. (8) Memanfaatkan tingkat kepercayaan masyarakat lokal terhadap koperasi sebagai modal sosial dalam meningkatkan jumlah pembiayaan. (9) Mendorong partisipasi aktif anggota koperasi dalam mendukung kegiatan promosi produk pembiayaan. (10) Mengembangkan produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan modal kerja usaha mikro dan pada sektor pertanian masyarakat setempat.