Abstrak
Penerapan Good Corporate Governance (GCG) di tingkat kantor cabang bank syariah sering kali belum berjalan optimal dan berdampak langsung pada kinerja perusahaan, khususnya akibat lemahnya kualitas sumber daya insani dan sistem pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Good Corporate Governance dari sisi sumber daya insani dan sistem pengendalian internal terhadap kinerja perusahaan, serta mengidentifikasi prinsip GCG yang memberikan kontribusi paling menonjol terhadap kinerja PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, KCP Syariah Solok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek penelitian adalah PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, KCP Syariah Solok. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GCG di KCP Syariah Solok belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek kompetensi dan pemahaman sumber daya insani terhadap prinsip GCG serta efektivitas sistem pengendalian internal. Ketidakkonsistenan pengawasan internal dan keterbatasan kapasitas SDI berpengaruh terhadap efisiensi operasional dan pencapaian kinerja perusahaan. Prinsip akuntabilitas dan transparansi merupakan prinsip GCG yang memberikan dampak paling menonjol terhadap kinerja perusahaan dibandingkan prinsip lainnya. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya insani dan sistem pengendalian internal merupakan kunci utama dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui penerapan Good Corporate Governance di tingkat kantor cabang bank syariah.