Abstrak
Skripsi yang berjudul "Analisis Praktik Usaha Penggilingan Padi Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Jorong Sumba, Nagari Ujung Gading)" ini disusun oleh Miranti dengan NIM 3222018 Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittingi 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakjelasan timbangan, sistem pembayaran, dan penentuan upah yang masih menggunakan sistem pembayaran dalam bentuk beras dan belum sepenuhnya disertai akad yang jelas diawal transaksi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakjelasan (gharar) serta kurangnya tansparansi dalam penentuan upah, yang dapat merugikan salah satu pihak, khususnya petani di Jorong Sumba, Nagari Ujung Gading Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik usaha penggilingan padi serta meninjaunya berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi islam Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi lapangan Sumber data yang digunakan dalam penelitia ini adalah data primer dan sekunder dengan informan penelitian Pemilik Penggilingan, Petani, Tokoh Agama, dan Kepala Jorong Sumba. Teknik pengumpulan data daam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, data yang sudah diperoleh lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik penggilingan padi masih dijalankan berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa adanya akad yang jelas dan tertulis, sehingga menimbulkan unsur ketidakjelasan (ghurar) dan kurangnya transparansi, khususnya dalam penentuan upah dan biaya tabahan. Penentuan upah umumnya dilakukan melalui potongan hasil beras atau pembayaran tunai, namun besaran upah, keakuratan timbangan, serta biaya tambahan seperti pengeringan dan pengangkutan belum dijelaskan secara transparan sejak awal. Dalam perspektif ekonomi islam, praktik tersebut belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan kerelaan antar pihak Oleh karena itu, diperlukan kejelasan akad dan transparasi dalam pelaksanaan usaha penggilingan padi agar sesuai dengan nilai-nilai ekonomi islam