Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Nur Hazrin dengan NIM 3722004, Jurusan Manejemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djambek Djambek Bukittinggi. Penelitian ini mengangkat judul “Analisis Penerapan Manajemen Persediaan Pakan Ternak Dengan Pendekataan Multi-Supplier Untuk Mengurangi Kekurangan Stok (Studi Kasus: Usaha Peternakan Ayam Yusnidarti di Sijunjung).” Manajemen persediaan pakan ternak sangat menentukan keberhasilan usaha peternakan ayam karena pakan merupakan komponen biaya terbesar dan berpengaruh langsung terhadap produktivitas ternak. Pengelolaan yang kurang terencana dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan stok sehingga menimbulkan inefisiensi biaya dan mengganggu operasional. Permasalahan ini umumnya dipicu oleh ketergantungan pada satu pemasok, perencanaan kebutuhan yang lemah, serta sistem pengendalian persediaan belum optimal, sebagaimana terjadi pada Usaha Peternakan Ayam Yusnidarti di Kabupaten Sijunjung yang masih bergantung pada satu pemasok dan menggunakan perkiraan dalam perhitungan kebutuhan pakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen persediaan pakan ternak dengan pendekatan multi-supplier untuk mengurangi kekurangan stok pada Usaha Peternakan Ayam Yusnidarti. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multi-supplier mampu mengurangi risiko kekurangan stok dan meningkatkan ketersediaan pakan secara berkelanjutan. Pemilihan pemasok didasarkan pada kualitas, ketepatan pengiriman, harga, dan pelayanan, serta didukung oleh prosedur penerimaan dan penyimpanan yang baik untuk menjaga kualitas dan memudahkan pengendalian persediaan. Namun, perencanaan dan pencatatan persediaan masih sederhana sehingga perlu ditingkatkan agar pengelolaan persediaan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. persediaan agar lebih efektif, efisien, dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan ayam.