Abstrak
ABSTRACT Annisa Nofita , 2321022. Perceptions of English Department Students At UIN Bukittinggi On The Use Of Artificial Intelligence In Doing The English Task Thesis, English Education Study Program. FTIK UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. This research aims to investigate the perceptions of English Department students at UIN Bukittinggi toward the use of Artificial Intelligence (AI) in completing English tasks and to identify the challenges they encounter while utilizing it. The study applied a mixed-method approach, combining both quantitative and qualitative data collection techniques. The participants consisted of 59 fifth-semester students, and the data were obtained through a questionnaire developed based on the Technology Acceptance Model (TAM) and semi-structured interviews. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were examined using Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that most students hold positive perceptions of AI use, considering it a beneficial tool that enhances efficiency, accuracy, and confidence in completing both real-world and pedagogical English tasks. However, several challenges were identified, such as overreliance on AI, a decline in critical thinking skills, and ethical concerns regarding academic integrity. Some students admitted to depending heavily on AI-generated responses without critically evaluating them. Despite these concerns, students acknowledged that AI tools such as ChatGPT, Grammarly, and QuillBot are highly useful for writing assistance, paraphrasing, and language improvement. In conclusion, AI contributes positively to students’ learning outcomes, yet it also requires responsible and ethical use to prevent misuse and dependency. Therefore, it is recommended that educators and institutions provide clear ethical guidelines and AI literacy training to promote the responsible integration of AI in English language learning. Keywords: Perception, Artificial Intelligence, English Task, Technology Acceptance Model (TAM), Mixed MethodABSTAK Annisa Nofita, (2321022). Persepsi Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris UIN Bukittinggi terhadap Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Mengerjakan Tugas Bahasa Inggris. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris UIN Bukittinggi terhadap penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam menyelesaikan tugas Bahasa Inggris serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam proses penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) dengan menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Partisipan penelitian berjumlah 59 mahasiswa semester lima, dan data dikumpulkan melalui angket berbasis Technology Acceptance Model (TAM) serta wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI. Mereka menilai bahwa AI memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan kepercayaan diri ketika menyelesaikan tugas Bahasa Inggris, baik tugas dunia nyata (real-world tasks) maupun tugas pedagogis (pedagogical tasks). Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, seperti ketergantungan berlebihan terhadap AI, penurunan kemampuan berpikir kritis, serta isu etika terkait integritas akademik. Beberapa mahasiswa mengaku sering menggunakan hasil dari AI tanpa melakukan evaluasi kritis terhadap isi atau konteksnya. Walau demikian, mereka tetap mengakui bahwa aplikasi seperti ChatGPT, Grammarly, dan QuillBot sangat membantu dalam penulisan, parafrasa, serta peningkatan kemampuan berbahasa. Sebagai kesimpulan, penggunaan AI memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran mahasiswa, namun tetap membutuhkan kesadaran etis dan tanggung jawab akademik agar penggunaannya tidak menimbulkan penyalahgunaan atau ketergantungan. Oleh karena itu, dosen dan lembaga pendidikan diharapkan dapat menyediakan pedoman etika dan pelatihan literasi AI guna mendukung integrasi teknologi ini secara bijak dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kata Kunci: Persepsi, Kecerdasan Buatan, Tugas Bahasa Inggris, Technology Acceptance Model (TAM), Metode Campuran