Abstrak
Skripsi dengan judul “Strategi Pengembangan Potensi Objek Wisata Pondok Kebun Deyofa Alahan Panjang Kabupaten Solok” ini ditulis oleh Mum Sarifa Nim 3521048, Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh kurangnya pengembangan Wisata Pondok Kebun Deyofa Alahan Panjang Kabupaten Solok yaitu, akses jalan menuju lokasi wisata yang kurang memadai, mengenai fasilitas seperti mushola, penginapan untuk keluarga, papan arah petunjuk jalan yang kurang memadai, dan pengembangan wisata belum didasarkan pada prinsipprinsip wisata syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan Wisata Pondok Kebun Deyofa Alahan Panjang Kabupaten Solok. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT, Analisis IFE dan EFE, Matriks SWOT, serta tabel bobot skor dan strategi pengembangan wisata berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Berdasarkan hasil penelitian, strategi yang cocok dilakukan oleh pengelola dalam pengembangan wisata yaitu strategi S-O dengan total bobot skor sebesar 3,84. Strategi tersebut berupa: 1) Mengembangkan konsep wisata dengan cara membuat paket wisata yang menggabungkan pengalaman belajar (eduwisata) dan berinteraksi dengan alam (agrowisata) 2) Mengadakan pelatihan bagi masyarakat lokal dan tenaga kerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan 3) Meningkatkan promosi teknologi digital dan kolaborasi dengan influencer lokal maupun nasional 4) Pengembangan fasilitas wisata, seperti mushola, gazebo, tempat belanja souvenir, villa untuk keluarga, petunjuk arah jalan menuju lokasi wisata serta perbaikan infrastruktur 5) Melakukan program event wisata berskala lokal dan internasional. Berdasarkan prinsip-prinsip wisata syariah bahwa, Wisata Pondok Kebun Deyofa sebagian sudah sesuai dengan prinsip-prinsip wisata syariah seperti Wisata Pondok Kebun Deyofa mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat lokal dengan adanya kerja sama antara pengelola dan masyarakat, memberikan kenyamanan kepada pengunjung dengan menyediakan akomodasi dan fasilitas wisata, menawarkan paket wisata sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal, dan destinasi wisata terhindar dari kemaksiatan atau kemusyrikan, narkoba serta judi. Namun ada beberapa yang belum sesuai dengan prinsip-prinsip wisata syariah yaitu makanan dan minuman belum ada Sertifikat Halal MUI, belum tersedia fasilitas ibadah yang layak pakai, kurangnya amanah dan pengawasan keamanan pengelola terhadap pengunjung, kurangnya perhatian pengelola terhadap memelihara kebersihan, kelestarian alam, sanitasi maupun lingkungan.