Abstrak
Peternakan ayam petelur yang ada di Kenagarian Piobang Kecamatan Payakumbuh memiliki beberapa kendala dalam pengelolaan dampak lingkungannya, kendala tersebut sangat berdampak kepada masyarakat sehingga masyarakat merasa hak-haknya diambil oleh peternakan ayam yang ada di Kenagarian Piobang Kecamatan Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tinjauan etika bisnis islam dalam hal kesatuan, keadilan, kehendak bebas, pertanggung jawaban dan kebajikan (ihsan) serta untuk mengetahui bagaimana dampak pelaksanaan peternakan ayam petelur dan bagaimana kendala-kendala dalam penerapan etika bisnis islam di Kenagarian Piobang. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif lapangan dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik analisa data data yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu warga merespon dengan adanya peternakan ayam ini dengan pro dan kontra. Dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat adalah banyaknya lalat yang mengganggu dan bau yang busuk sehingga warga merasa hak-haknya di ambil oleh peternakan ayam seperti hak lingkungan. Dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat adalah terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal serta untuk mendapatkan telur dan daging ayam sudah bisa dibeli dengan akses yang lebih mudah dan pupuk yang murah sehingga hal tersebut bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Implikasi untu enterpreuner peternakan ayam yaitu mempertimbangkan segala kritikan dari masyarakat dan mencoba untuk lebih terbuka kepada masyarakat. Kemudian pelaku usaha sebaiknya harus dapat mengatasi bau serta lalat yang mengganggu aktifitas masyarakat karena dalam pelaksanaannya, enterpreuner peternakan ayam belum memenuhi standar etika bisnis islam