Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Penerapan Metode Tikrar dan Murajaah dalam Menghafal Al-Qur’an di Kampung Tahfidz Baldatun Thoyyibah Padang Laweh, Kabepaten Agam”, ditulis oleh Shela 2120320, Program Studi Pendidikan Agama Islam fakultas tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi tentang penerapan metode tikrar dan murajaah dalam menghafal Al-Qur’an untuk santri kelas 4 sampai kelas 6 di Kampung Tahfidz Baldatun Thoyyibah belum maksimal dilakukan, karena kurang kondusifnya tempat belajar santri yang membuat santri menjadi kurang fokus dalam menghafal dan mengulang hafalan. Sehingga santri tidak mencapai target hafalan yang telah ditentukan oleh masing-masing pembimbing. Tujuan dari peneliian ini yaitu untuk mendeskripsikan tentang penerapan metode tikrar dan murajaah dalam menghafal Al-Qur’an bagi santri kelas 4 sampai kelas 5 di Kampung Tahfidz Baldatun Thoyyibah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripstif kualitatif, yaitu menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyaji dan data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Informan dalam penelitian ini adalah guru pembimbing tahfidz sebagai informan kunci, dan informan pendukung adalah kepada kampung tahfidz dan santri kampung tahfidz. Adapun objek dalam penelitian ini yaitu santri kelas 4 smapi kelas 6 di Kampung Tahfidz Baldatun Thoyyibah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan metode tikrar dan murajaah dalam menghafal Al-Qur’an di Kampung Tahfidz Baldatun Thoyyibah tidak kondusif. Penyebab utama dari santri tidak mencapai target hafalan adalah terganggunya konsentrasi santri dalam menghafal Al-Qur’an, dikarenakan ruangan tempat santri belajar tidak kondusif dengan berisiknya ruangan tersebut yag menjadi tempat belajar semua santri di Kampung Tahfidz Baldatun Thoyyibah. Terdapat beberapa kendala yang dialami santri dalam mengahfal Al-Qur’an yaitu masih banyak santri yang belum fasih dalam membaca Al-Qur’an, terjadinya kejenuhan dalam menghafal Al-Qur’an karena waktu belajar yang padat, banyaknya ayat-ayat yang sama dalam Al-Qur’an. Oleh sebab itu sulitnya santri untuk menambah hafalan sesuai yang ditargetkan. Kata kunci : Penerapan, Tikrar, Murajaah, Menghafal Al-Qur’an