Abstrak
Emosi marah merupakan emosi primer yang dimiliki oleh manusia yang tentunya emosi ini menghiasi interaksi yang terjalin antar individu setiap harinya. Emosi marah sering menjadi emosi yang negatif ketika individu tidak dapat mengendalikannya. Melihat hal ini tentunya diperlukan sebuah bentuk kontrol diri berguna menangani agar emosi marah tidak menjadi emosi yang negatif. Penelitian ini berkaitan dengan emosi marah yang terdapat di dalam surah Yusuf. Emosi marah yang terdapat di dalam surah Yusuf tampak pada ayat 77 dan 84. Ayat-ayat yang mengindikasikan emosi marah dilihat menggunakan kaca mata psikologi yaitu self control. Penggunaan teori self control untuk melihat kaitan antar ayat sehingga pada penelitian ini ditemukan enam ayat yang dapat dijadikan bentuk self control yaitu dalam penanganan emosi marah. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan teknik analisis data yaitu analisis konten, menggunakan metode penafsiran tematik dan pendekatan psikologi yaitu self control. Penelitian ini menghasilkan, bentuk self control di dalam surah Yusuf yang pertama ialah dengan diam dan bersabar hal ini tampak ketika Nabi Yusuf dituduh mencuri oleh saudara-saudaranya dan Nabi Ya’qub mendengar berita yang disampaikan oleh anak-anaknya. Diam dan bersabarnya Nabi Yusuf dan Nabi Ya’qub merupakan bentuk kontrol diri yaitu kontrol perilaku. Bentuk self control yang kedua ialah dengan bertawakkal ini merupakan bentuk kontrol diri yaitu kontrol kognitif, dan yang ketiga bentuk self control di dalam surah ini ialah berfokus pada mencari solusi dan memaafkan ini merupakan bentuk kontrol diri yaitu mengontrol keputusan.