Abstrak
Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis karena masih rendahnya dan minimnya pengetahuan sebagian masyarakat muslim terkait ahlul bait, bahkan ada yang mencela dan mencaci para ahlul bait Nabi Saw. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana kualitas dan pemahan hadis tentang ‘Itrah ahlul bait serta siapa yang dimaksud ahlul bait sebenarnya. Sehingga bisa menjawab persoalan yang terjadi dimasyarakat muslim tentang keraguan nasab para ahlul bait. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif, dengan teknik analisis data dengan metode Maudhu’i atau kajian Tematik, alat bantu kitab-kitab hadis maupun syarah hadis. Serta masih banyak kitab maupun buku dan karya ilmiah yang digunakan untuk mencari jawaban dari permasalahan yang terdapat di dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa yang dimaksud dari hadis berpegang teguh pada al-Qur’an dan ‘Itrah ahlul bait ialah ahlul bait yang selalu terjaga dan menjalankan sunnah Rasulullah Saw, dan berlandasan Al-Qur’an maupun Hadis disetiap perbuatannya, dan kenapa rasulullah menganjurkan para ahlul bait sebab mereka keluarga yang selalu dibimbing oleh rasulullah untuk selalu beriman dan taat serta berlaku adil dengan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah dan penerus estafet kerja dakwah beliau. Dan di dalam hadis lain yang setema dengan pembahasan penelitian ini, Rasulullah Saw, menjelaskan bahwa yang termasuk kedalam ahlul bait beliau yakni, Fatimah, Ali, Hasan, dan Husein. Serta para istri beliau. Dan adapun penjelasaan para ulama terkait hadis tersebut yang termasuk kedalam golongan ahlul bait bukan hanya dari keluarga inti saja, namun paman-paman beliau beserta keturunannya juga termasuk kedalam golongan ahlul bait. Maka itu tidaklah harus kita para umat muslim masih merahukan kenasaban para ahlul bait yang ada sekarang ini sebab beliau masih tergolong ahlul bait.