Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Willia Safitri, 2120269 dengan judul “Problematika Penerapan Metode Drill Dalam Pembelajaran PAI Pada Anak Tunagrahita Di SLB Baitul Fattahu Kinali Pasaman Barat ”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sejch M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2024. Penelitian ini di latar belakangi, karena di SLB Baitul Fattahu Kinali Pasaman Barat dalam penerapan metode Drill untuk anak Tunagrahita terdapat beberapa kendala yaitu, guru masih mengalami kesulitan dalam penerapan Metode Drill yang di sebabkan karena siswa masih kurang fokus dalam belajar PAI dan masih mengalami kesulitan dalam memahami dan mengigat pembelajaran sehingga menjadi tantangan bagi guru untuk memilah metode yang cocok untuk di terapkan dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Drill dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam materi shalat pada anak Tunagrahita di SLB Baitul Fattahu Kinali Pasaman Barat dan untuk mengetahui Problematika dalam penerapan metode Drill pada Pendidikan Agama Islam materi shalat pada anak Tunagrahita di SLB Baitul Fattahu Kinali Pasaman Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif. Pengumpulan data peneliti menggunakan metode Observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Penerapan metode Drill pada mata pelajaran PAI materi shalat di SLB Baitul Fattahu Kinali Pasaman Barat menggunakan tiga langkah yaitu kegiatan persiapan pelaksanaan , kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Problematika yang di hadapi guru dalam penerapan metode Drill pembelajaran PAI materi shalat yaitu guru harus mengulang ulang terus untuk membimbing siswa dalam melafazkan bacaan shalat tersebut, sehingga memperlambat waktu dalam mengajar di karenakan siswa tunagrahita mempunyai hambatan yang berasal dari beberapa bentuk, salah satunya yaitu faktor dari keadaan-keadaan yang datang dari dalam diri siswa sendiri atau biasa disebut dengan faktor internal seperti tingkat IQ mereka memang rendah atau di bawah rata-rata. Hal ini dapat diatasi dengan mengoptimalkan penerapan Metode Dril pada mata pembelajaran PAI dengan salah satu cara mengatur posisi duduk anak, guru harus bersabar dan telaten dalam belajar mangajar siswa memiliki IQ di bawah rata-rata dan mengendalikan fokus siwa ketika siswa telah merasa bosan.