Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

kata kunci: Problematika Guru Fikih, Kurikulum Berbasis Cinta, Pembelajaran Fikih.

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•11 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul” Problematika Guru fikih dalam menerapakan Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 2 Pasaman” oleh Annisa fitri, NIM 2122135, program studi Pendidikan Agama islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syech M.Djamil Djambek Bukittinggi. 2026 M/1447 H. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini oleh berbagai problematika yang dihadapi guru Fikih dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 2 Pasaman. Kurikulum Berbasis Cinta merupakan kurikulum yang menekankan penanaman nilai-nilai kasih sayang, empati, kepedulian, dan pembentukan karakter peserta didik melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk-bentuk problematika yang dihadapi guru Fikih dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta, (2) faktor-faktor yang menyebabkan munculnya problematika tersebut, dan (3) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di MIN 2 Pasaman. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru Fikih, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika guru Fikih dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta meliputi: (1) keterbatasan pemahaman guru mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, (2) keterbatasan waktu pembelajaran, (3) perbedaan karakteristik peserta didik, (4) penggunaan telepon genggam yang kurang terkontrol, dan (5) kurang optimalnya dukungan lingkungan keluarga. Faktor penyebab problematika tersebut berasal dari keterbatasan pemahaman guru terhadap kurikulum yang masih baru, padatnya materi pembelajaran, keberagaman karakter peserta didik, pengaruh perkembangan teknologi, serta kurangnya dukungan orang tua dalam pembinaan karakter peserta didik. Adapun upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi problematika tersebut yaitu meningkatkan pemahaman melalui pelatihan dan belajar mandiri, menerapkan metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan humanis, menyesuaikan pendekatan dengan karakteristik peserta didik, memberikan pembinaan mengenai penggunaan teknologi secara bijak, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dalam membentuk karakter peserta didik.

Kata kunci

kata kunci: Problematika Guru Fikih, Kurikulum Berbasis Cinta, Pembelajaran Fikih.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1kata kunci: Problematika Guru Fikih, Kurikulum Berbasis Cinta, Pembelajaran Fikih.2026 · oai:ais:skripsi:21169