Abstrak
Berdasarkan permasalahan yang peneliti temukan di lapangan masih ditemukan siswi melalaikan salat, mengobrol dan meribut saat mengatur shaf, tergesa-tegesa, keterbatasan waktu pembina asrama belum bisa mengawasi, mengontrol siswi di asrama. Tujuan yang ingin dicapai dalam hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pembina asrama dalam membimbing ibadah salat fardu siswi di asrama putri MTs N 3 Lima Puluh Kota. Jenis penelitian yang penulis gunakan untuk penelitian ini adalah penelitian lapangan bersifat deskriptif kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah pembina asrama, sedangkan informan pendukung adalah siswi asrama putri yang berjumlah dua puluh orang untuk di wawancarai. Dalam mengumpulkan data-data yang dibutuhkan penulis melakukan observasi, wawancara dengan informan dan dokumemtasi. Setelah data diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan analisis data deskriptif dan trigulasi data dengan membandingkan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian peran pembina asrama dalam membimbing pelaksanaan ibadah salat fardu siswi di asrama putri MTs N 3 Lima Puluh Kota ialah pembina asrama memberikan penjelasan, mengajarkan terkait gerakan, bacaan salat, dzikir dan doa. Kemudian pembina asrama memberi motivasi, dorongan, memerintahkan siswi untuk salat dengan menyediakan fasilitas berupa serine alarm untuk pengingat waktu salat. Memberi sanksi bagi yang melanggar aturan. Pembina asrama ikutserta dalam pelaksanaan salat berjamaah sekaligus menjadi imam. Kerjasama dengan orangtua, pembina asrama berkoordinasi menggunakan WhatsApp Group (WAG) untuk mengirimkan foto dokumentasi kegiatan anak di asrama, serta adanya buku kontrol ibadah.