Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Peranan Pembina Asrama Dalam Pembinaan Shalat Berjamaah Di Asrama Putri Pondok Pesantren YATI Kamang Mudiak

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•8 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK KIKI OKTAVIANY, NIM 2116126 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), TAHUN 2020. Skripsi dengan judul “Peran Pembina Asrama dalam Pembinaan Shalat Berjamaah Di Asrama Putri Pondok Pesantren YATI Kamang Mudiak”. penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang berhubungan dengan pembina asrama dan santriwati, yaitu ada beberapa permasalahan yang dapat peneliti lihat disini diantaranya Peneliitian iini meinggunakan meitode kualiitatif deingan meilakukan penelitian lapangan (field research). Pendekatan kualitatif ini berarti peneliti akan melihat apa yang terjadi di masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dengan penelitian deskriptif kualitatif. Peserta utama penelitian ini adalah para pesantren YATI Kamang Mudiak, dan informan pendukung adalah santri Pondok Pesantren YATI Kamang Mudiak, Pondok Pesantren YATI Kamang Mudiak. Siswa di pesantren. Guru, Kamang Mudiak, Kepala Pondok Pesantren YATI. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan pencatatan. Objek penelitian adalah kos, siswa dan kepala sekolah. Kemudian menggunakan teknik analisis kualitatif untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Setelah dilakukan peneliitian diperoleh hasil sebagai berikut: Peran pengawas asrama terdiri dari lima peran, yaitu peran pengawas sebagaii oraing tiua ke 2. Pengawas tidak hanya bertindak sebagai pengawal asrama, tetapi pengawas. juga orang tua kedua Santriwati, dan pembina adalah orang tua kedua. Selain sebagai orang tua kedua, guru Alquran juga menjabat sebagai guru Alquran. Pembina dapat menginstruksikan, membimbing, dan membesarkan anak untuk kegiatan ibadah, seperti berdoa, mengaji, dll. Pengawas dapat digunakan sebagai pembimbing akademik, dan pengawas juga dapat digunakan sebagai pembimbing akademik, tidak hanya disembah oleh pengawas, tetapi pembina harus juga bisa memberikan bimbingan dalam urusan akademik, supervisornya adalah guru, maksud dari coach disini adalah coach harus bisa mendidik siswanya sebagai panutan (contoh) bagi siswa. Dalam segala hal dan itu juga mencakup beberapa peran di atas.Selanjutnya, Pembina adalah panutan, yaitu Pembina harus menjadi panutan yang baik bagi siswa, dan ia harus dapat menjadi panutan dan teladan bagi siswa, baik dalam hal perilaku, sikap, dan etika.

Kata kunci

Peranan, pembinaan, Shalat Berjamaah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peranan Pembina Asrama Dalam Pembinaan Shalat Berjamaah Di Asrama Putri Pondok Pesantren YATI Kamang Mudiak2021 · oai:ais:skripsi:7824

Publikasi terkait