Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PRA DAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH ACEH

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Pidana Islam (Jinayah)•6 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Seksual Pra Dan Pasca Putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh”, yang ditulis oleh Sri Wahyuni, NIM. 1420.026, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis berdasarkan peristiwa kekerasan seksual yang kerap terjadi sehingga menimbulkan korban yang membutuhkan perlindungan hukum sebagaimana sudah diatur dalam hukum positif, seharusnya dalam hukum Islam salah satunya Qanun Aceh juga mengatur tentang perlindungan korban peristiwa kekerasan seksual tersebut, akan tetapi dalam Qanun Aceh belum menjelaskan secara rinci mengenai bentuk perlindungan hukum korban kekerasan seksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods. Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian normatif dan penelitian empiris. Metode ini merupakan suatu metode penelitian yang menggabungkan unsur hukum normatif yang kemudian didukung dengan penambahan data atau unsur empiris. “Dalam metode penelitian normatif-empiris ini juga mengenai implementasi ketentuan hukum normatif (undang-undang) dalam aksinya disetiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam suatu masyarakat. Adapun normatif, membutuhkan bahan primer berbentuk kajian pustaka seperti bahan hukum primer misalnya Qanun dan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Nomor 12 Tahun 2012. Selanjutnya bahan sekunder berbentuk Kitab-kitab Hadist maupun Tafsir, buku-buku yang berkaitan dengan objek data penelitian. Empiris, data primer yakni bahan yang berhubungan langsung dengan objek yang akan di teliti. Data sekunder yaitu bahan-bahan hukum yang akan menjelaskan bahan-bahan hukum primer seperti dokumen-dokumen penting, situs web, buku, dan sebagainya. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah studi pustaka dan mengumpulkan data-data lapangan dengan membaca, memahami, mencatat, mengumpulkan buku-buku dan karya tulis ilmiah yang lain serta meninjau observasi langsung ke lapangan yang sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti sehingga dapat memberikan keterangan.Teknik analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu analisis kualitatif. Adapun hasil penelitian setelah melakukan penelitian mewawancarai Ibu Tiara Sutari AR, S.STP, M.M. sebagai Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak di DPPPA Aceh, beliau menanggapi bahwa qanun Aceh belum memaksimalkan perhatian kepada korban seperti UU TPKS yang di terapkan di Indonesia, pemerintah Aceh belum melaraskan maupun menggunakan UU TPKS untuk menyelesaikan kasus kekerasan seksual, Setelah dilakukan penelitian mewawancarai Panitera Muda Mahmakah Syar’iyah Aceh Bapak Muhammad Raihan S.Ag,S.H.,M.H beliau menanggapi bahwa Mahkamah Syar’iyah yang ada seluruh wilayah Aceh hanya fokus pada bentuk perlindungan korban berupa penjatuhan hukuman pada pelaku seperti kurungan atau cambuk sesuai pada Qanun Jinayat ,jika terbukti melakukan kekerasan seksual penghapusan barang bukti misalkan baju pada saat tindak pidana itu terjadi di bakar sehingga korban tidak trauma apabila kasusnya terjadi pada anak. Mengenai restitusi bapak raihan menjelaskan bahwa restitusi diberikan apabila korban meminta,dan nanti akan dipertimbangkan oleh hakim karena mengingat kondisi ekonomi pelaku

Kata kunci

Perlindungan Hukum, Korban Kekerasan Seksual, Mahkamah Syar’iyah Aceh.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN KEKERASAN SEKSUAL PRA DAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH ACEH2024 · oai:ais:skripsi:14985

Publikasi terkait