Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Keadilan Gender dalam Pembagian Harta Warisan Perspektif Al-Qur'an (Studi Komparasi Buya Hamka dan Amina Wadud)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Buya Hamka ayat tersebut menjelaskan anak laki-laki mendapatkan harta warisan lebih besar dari harta warisan anak perempuan. Karena laki-laki memiliki tanggung jawab yang jauh lebih berat dibandingkan tanggung jawab anak perempuan. Salah satu tokoh Feminis muslim yang bernama Amina Wadud menurutnya ayat 11-12 yang dijelaskan dalam bukunya wanita dalam al-Qur’an bahwa ketentuan tersebut bukan merupakan salah satu variasi pembagian yang prosional antara laki-laki dan perempuan. Dengan demikian ketentuan 1:2 bukan merupakan suatu ketentuan yang mutlak. Sehingga Amina Wadud menyimpulkan bahwa pembagian harta warisan 2:1 bagi laki-laki dan perempuan merupakan salah satu dari beberapa penerapan yang dilakukan dalam pembagian harta warisan dan bukan satu-satunya cara pembagian. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kepustakaan (library research) yang data-datanya diperoleh dari kepustakaan. Penelitian kepustakaan merupakan penelitian yang semua referensinya atau buku, skripsi, jurnal, naskah, dan lain- lain. Penelitian kepustakaan lebih mengarah kepada hal-hal yang bersifat teoritis, gagasan-gagasan atau ide-ide dari sub tema yang dipilih. Perbedaan penafsiran Buya Hamka dengan Amina Wadud, Buya Hamka lebih menggunakan teori tahlili dalam menfasirkan ayat-ayat al-Qur’an sedangkan Amina Wadud lebih mengedepankan teori hermeneutika Fazlur Rahman dalam penafsirannya. Oleh karena itu ada perbedaan dan ada persamaan ari segi penafsirannya.

Kata kunci

Keadilan, Gender, Harta Warisan, Buya Hamka, Amina Wadud

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Keadilan Gender dalam Pembagian Harta Warisan Perspektif Al-Qur'an (Studi Komparasi Buya Hamka dan Amina Wadud)2024 · oai:ais:skripsi:14586

Publikasi terkait