Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa proses pembelajaran Akidah Akhlak masih cenderung pasif, kurangnya motivasi, minat belajar siswa, pola pikir siswa yang kurang terbuka saat proses belajar, kurangnya Aktifnya siswa, siswa kurang kritis dalam proses belajar, sementara masalah yang dikemukakan pada saat pembelajaran dimulai adalah masalah yang sering ditemui dikehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak Di MAN Kota Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Quasi Eksperimental Design, subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS1 dan XI IPS2 di MAN Kota Pariaman dengan jumlah Sampel 59 peserta didik. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPS1 sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran Problem Based Learning, kelas XI IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode konvensional . Teknik dalam pengambilan sampel adalah teknik total sampling yang berarti sampel yang diambil sama jumlah dengan populasi. dan dengan desain penelitian tipe “The only posttest control group design”. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Hal tersebut terlihat dari hasil posttest kedua kelas. Dari hasil tes tersebut tergambar perbedaan rata-rata nilai hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kels kontrol. Dengan menerakan model pembelajaran Problem Based Learning yatitu dengan rata rat nilai 79,14 dan nilai siswa yang tidak menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada kelas kontrol dengan nilai 70.86 pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN Kota Pariaman.