Abstrak
Dedi my irawan NIM 3318065, Skripsi ini berjudul “Peran BMT Agam Madani Kapau Dalam Pemberdayaan Usaha Mikro di Nagari Kapau” yang disusun oleh Prodi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana peranan BMT Agam Madani Kapau dalam pemberdayaan usaha mikro (pada BMT Agam Madani Kapau), kemudian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan BMT Agam Madani Kapau dalam pemberdayaan usaha mikro (studi kasus: BMT Agam Madani Kapau). Peneliti mengambil objek penelitian pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Agam Madani Kapau. Jenis penelitian ini yaitu analisis kualitatif pendekatan fenomologi dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan realitas pada objek penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Data penelitian ini diperoleh dari data primer berupa kata-kata dan sikap, data sekunder berupa literatur-literatur yang relevan serta mendukung pembahasan penelitian, dokumentasi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, wawancara (Interview) langsung dengan pihak-pihak terkait. Lalu teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui empat tahapan, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMT Agam Madani Kapau dalam pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah memiliki peranan yang sangat maksimal dalam upaya meningkatkan ekonomi msyrakat. Hal ini dapat dilihat dalam praktek pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh BMT Agam Madani Kapau yang memberikan pembiayaan jasa layanan kepada masyarakat melalui pembiayaan mudhorobah dengan nisbah sistem bagi hasil sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak yang berakad. Dalam pemberdayaan UMKM BMT Agam Madani Kapau memiliki strategi khusus dalam pemberdyan seperti pendampingan dan pebinaan yang diberikan BMT kepada nasabahnya. Perkembangan ini dapat dilihat dari plafon laporan pembiayaan UMKM yang mengalami peningkatan sangat baik dari tahun ke tahun, dan diprioritaskan untuk sektor layanan jasa perdangan, Perindustrian, perikanan serta pertanian. Sehingga dengan adanya pemberdayaan UMKM yang disalurkan oleh BMT sangat membantu bagi nasabah, terutama terbantu dalam pengembangan usahanya.