Abstrak
Skripsi ini berjudul “Analisis Peran Program Pembiayaan PNM Mekaar Syariah Dalam Mengembangkan Usaha Mikro Di Nagari Cubadak Kabupaten Pasaman”, yang disusun oleh Annisa Audia dengan Nim 3319391, Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi atas bimbingan dari Ibu Yenty Astarie Dewi, SE., MM. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pendampingan dan pelatihan antara pihak PNM Mekaar Syariah dengan para nasabah, sebagaimana yang diketahhui bahwa peran PNM selain memberikan pembiayaan modal juga berperan dalam memberikan pendampingan dan dan pelatihan kepada para nasabah. Karena kurangnya pendampingan dan pelatihan inilah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan modal oleh beberapa nasabah para pelaku usaha mikro. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peran PNM Mekaar Syariah dalam mengembangkan usaha mikro serta bagaimana pemanfaatan modal usaha yang diberikan oleh PNM Mekaar Syariah bagi para nasabah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun tujuan dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwasanya PNM Mekaar Syariah memiliki peran dalam mengembangkan usaha mikro para nasabah. Karena, dengan pembiayaan modal yang diberikan oleh PNM Mekaar Syariah bisa membantu nasabah dalam menjalankan usahanya. Selain itu, PNM juga berperan dalam memberikan pendampingan dan pelatihan usaha kepada nasabah selama menjalankan usahanya. Akan tetapi pendampingan tersebut tidak berjalan dengan efektif dikarenakan banyaknya nasabah yang tidak bisa menghadiri acara pertemuan mingguan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk melakukan pembayaran angsuran pembiayaan tiap minggu serta pendampingan dan pelatihan. Karena kurangnya pendampingan inilah yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan pemanfaatan modal bagi beberapa nasabah. Namun kebanyakan dari nasabah sudah memanfaatkan modal tersebut dengan baik untuk menjalankan usahnya.