Abstrak
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pembiayaan Murabahah Terhadap Kesejahteraan Ekonomi Anggota Di Koperasi LKMS-A Gapoktan Panampuang Prima Kabupaten Agam”. Di susun oleh Ratu Hazira, Nim 3319139, Mahasiswi Prodi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Koperasi syariah merupakan suatu perkumpulan atau organisasi yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang bekerjasama dengan penuh kesadaran untuk meningkatkan kesejahteraan atas dasar suka rela dan kekeluargaan dengan memberikan persentase keuntungan setiap tahun kepada anggota. Dalam penelitian ini permasalahan yang dikaji adalah seberapa besar pengaruh pembiayaan murabahah terhadap kesejahteraan ekonomi anggota di Koperasi LKMS-A Gapoktan Panampuang Prima Kabupaten Agam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah yang menggunakan pembiayaan murabahah di Koperasi LKMS-A Gapoktan Panampuang Prima Kabupaten Agam pada tahun 2022 sebanyak 114 orang nasabah. Teknik pengambilan sampel pada penelitian adalah sampel acak sederhana dengan menggunakan rumus slovin dengan hasil 69 responden. Penelitian ini menggunakan uji instrument penelitian, uji asumsi klasik, teknik analisis regresi linear sederhana dan untuk menguji hipotesis digunakan uji koefisien determinasi (R2) dan uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukan bahwa koefisien regresi mempunyai nilai 0,529 apabila setiap kenaikan 1 satuan variabel pembiayaan murabahah, maka akan mempengaruhi kesejahteraan ekonomi anggota sebesar 0,529. Hasil uji tyang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pembiayaan murabahah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi anggota dengan nilai thitung > ttabel = 5,090 > 1,996. Berdasarkan nilai signifikansi hasil output SPSS 26.0 dengan nilai signifikansi 0.0000.05. Hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 27,9%, dimana dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel X terhadap variabel Y lemah dan kontribusinya kecil, sedangkan sisanya 72,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Variabel lainnya yaitu infrastruktur, pemanfaatan teknologi, akses bantuan pemerintah dan lokasi tempat tinggal.