Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Analisis Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Tentang Euthanasia Perspektif Maslahah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Islam•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Tesis ini disusun oleh: Wirdatul Jannah NIM: 10120024 Prodi Studi Hukum Islam Pascasarjana UIN Sjech M. Djamail Djambek Bukittinggi dengan judul: Analisis Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Tentang Euthanasi Perspektif Maslahah. Bagaimana pandangan seorang Yusuf Al-Qardhawi tentang euthanasia yang baru hadir dalam masalah dunia kontemporer dan belum ada hukumnya dalam kajian fiqih klasik. Apa metodologi yang dipakai untuk menghasilkan suatu hukum, sehingga penulis ingin melihat bagaimana relevanasi dengan maslahah. Faktor utama yang memotivasi penulis dalam mengambil judul ini adalah kasus yang berkaitan dengan euthansia. Dengan adanya kemajuan dalam teknologi khususnya di bidang ilmu kedokteran dengan melalui peralatan-peralatan kedokteran yang modern, penderitaan dan rasa sakit seorang pasien dapat diperingan. Hidup seorang pasien pun dapat diperpanjang untuk suatu waktu tertentu, dengan menggunakan obat dan alat-alat tertentu. Hal ini akan berbeda tanggap melihat dari euthanasia yang merupakan kebalikan dari memperpanjang suatu waktu tertentu dengan memperpendek usia seseorang. Euthanasia merupakan tindakan dokter untuk mengakhiri hidup seseorang dengan sengaja agar pendertitaan yang dialami oleh seorang yang sakit tersebut tidak berkepanjangan atas permintaan pasien itu sendiri atau keluarga pasien dengan cara memberikan obat. Seorang tokoh ulama yang hidup pada masa abad modern Yusuf Al-Qardhawi mencoba mengaktualkan kembali ajaran fiqih turut menyumbangkan hasil pemikirannya mengenai permasalahan euthanasia. Analisis aspek maslahah dari pemikiran Yusuf Al-Qardhawi terletak pada mengedepankan unsur kemaslahatan dan perbedaan dengan para tokoh lainnya terletak pada cara mengaplikasikan euthanasia tersebut, yakni pada cara mengakhiri penderitaan si pasien. Yusuf Al-Qardhawi mengenal penyembuhan bersifat ilmiah dan ilahiyah Perbedaan pendapat antara Yusuf Al-Qardhawi dengan para ulama yang lainnya adalah wajar mengingat adanya kebebasan ber-ijtihad dalam hukum Islam. Untuk menjawab permasalahan di atas, penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis kualitatif. Terkait dengan data, penulis menggunakan metode yang berkaitan dengan euthanasia dengan mengumpulkan buku-buku, jurnal-jurnal, ataupun artikel-artikel yang berkaitan dengan penilitian ini. Selanjudnya, untuk menganalisis data penulis menggunakan deskriptif analitis, yaitu menggunakan sumber dalam kajian maslahah melihat dari hasil pemikiran seorang tokoh Yusuf Al-Qardhawi. Berdasarkan penelitian penulis, maka dapat disimpulkan bahwa hasil dari analisis pemikiran Yusuf Al-Qardhawi mengenai maslahah tentang euthanasia, terletak pada mengedepankan unsur kemaslahatan. Mengharamkan akan euthanasia aktif dengan alasan apapun. Membolehkan akan euthanasia pasif bisa dibenarkan secara syara’ dengan syarat-syarat tertentu. Dalil maslahah yang mendekati dengan khasus euthanasia yang diambil yaitu al-Maslahah al-Mursalah karena dilatar belakangi oleh munculnya berbagai persoalan-persoalan baru yang dihadapi ditengah masyarakat, tetapi persoalan tersebut tidak dibicarakan secara eksplisit dan implisit dalam al-Qur’an.

Kata kunci

Euthanasia

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Tentang Euthanasia Perspektif Maslahah2023 · oai:ais:skripsi:12629

Publikasi terkait