Abstrak
SYARIFATUL HIDAYAH, NIM. 4118044, Judul Skripsi: “Pembaacaan Surat Mu’awwidzatain di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Lasi Tuo”. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2023. Penelitian ini dilatar belakangi adanya praktik pembacaan bagian-bagian surat dalam al-Qur’an yang hidup di lingkungan Pondok Pesantren Ashhabul Yamin Lasi Tuo. Pesantren ini merupakan pesantren yang cukup dikenal oleh kalangan masyarakat di Lasi Tuo, pada umumnya santri-santrinya berasal dari luar Lasi Tuo. Menarik dari Pesantren ini, disamping kegiatan santri yang ekstra padat adanya pemilihan beberapa surat-surat dalam al-Qur’an (al-Falaq dan an- Nas) yang diamalkan oleh pesantren yang telah menjadi kewajiban bagi santri bahkan pengasuhnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana penelitiannya melihat latar belakang dari pembacaan surat-surat serta bagaimana pemaknaan yang telah dimaknai pelaksana kegiataan dalam memahami dan mengamalkan surat-surat yang dipilih dibeberapa bagian al-Qur’an, yang termasuk ke dalam ranah kajian living Qur’an. Informan dalam penelitian ini adalah pelaksana kegiataan wirid rutin. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu: Pertama, awal mula pembacaan surat mu’awwidzatain ini merupakan kebiasaan atau amalan di pesantren untuk meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan jin. Kedua, Prosesi pengamalan surat mu’awwidzatain ini dilakukan di pagi hari. Diawali dengan al- Fatihah lalu bershalawat selanjutnya pembacaan surat mu’awwidzatain dan ditutup dengan pembacaan Doa. Ketiga dari pemaknaan yang dimaknai pelaksana, yang didapatkan dari pemakaian makna objektif dan ekspresif, yakni dari makna objektif adanya keistiqomahan dan kesuksesan belajar santri, meliputi lebih fokus dan lebih kuat kedhobitan santri. Sedangkan dari Makna ekspresif didapatkan tiga poin dari pelaksana kegiataan diantaranya: 1). Pemaknaan pembacaan surat mu’awwidzatain dimaknai zikir dan wirid. 2). Merupakan bentuk ikhtiar. 3). Pengobatan.