Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Konsep Ketuhanan Dalam Teologi Ahmadiyah Lahore Persfektif Maulana Muhammad Ali (1878-1931)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Aqidah dan Filsafat Islam•6 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

Skripsi ini atas nama Khoirunnisa NIM. 4518023 Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, yang berjudul “Konsep Ketuhanan Dalam Teologi Ahmadiyah Lahore Persfektif Maulana Muhammad Ali (1878-1931)”. Penelitian ini dilatarbelakangi masalah ketuhanan yang menjadi perhatian manusia sejak ia mampu berfikir hingga saat ini. Persoalan tesebut menjadi perhatian pemikir dari berbagai kalangan, salah satunya Maulana Muhammad Ali. Sebagai pemimpin Ahmadiyah Lahore, Maulana Muhammad Ali telah melahirkan beberapa karya yang salah satunya “The Religion of Islam” (Islamologi). Buku tersebut membahas mengenai Islam secara menyeluruh sehingga sering disebut Ensiklopedia Islam. Yang menjadi perhatian penulis yaitu mengenai latar belakang pemikiran Maulana Muhammad Ali, konsep ketuhanan Maulana Muhammad Ali dalam buku Islamologi (Dinul Islam), yang ingin penulis bandingkan dengan konsep ketuhanan aliran teologi lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi kepustakaan (library research). Sumber data primer penelitian ini adalah buku karya Maulana Muhammad Ali “The Religion of Islam” (Islamologi). Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis. Dalam pengelolaan data ada tiga metode berbeda yang digunakan untuk menganalisis data yaitu; kesinambungan historis, metode deskriptif analitik, dan metode interpretasi data. Penelitian ini menemukan beberapa kesimpulan: Pertama, Maulana Muhammad Ali merupakan cendikiawan asal India, yang telah menerbitkan banyak karya. Sebelumnya Maulana Muhammad Ali merupakan sekretaris aliran Ahmadiyah qadian, yang kemudian karena perbedaan pandangan Maulana Muhammad Ali mendirikan aliran Ahmadiyah di Lahore. Kedua, bukti adanya Allah menurut Maulana Muhammad Ali, dapat diambil dari seluruh peristiwa yang terjadi di alam, ini membuktikan bahwa semesta alam ini pasti ada yang menciptakan, yang sekaligus menjadi pengaturnya hingga mencapai kesempurnaannya. Ketiga, mengenai sifat-sifat Allah menurut Maulana Muhammad Ali, Allah dikatakan sebagai yang melihat, mendengar, berbicara, dan sebagainya. Aliran Asy’ariah bcrpendapat bahwa Allah memiliki sifat-sifat. Adanya sifat-sifat tersebut dapat diamati melalui kejadian alam semesta dan penciptaan manusia itu sendiri. Perbuatan Allah di alam ini adalah bukti dari adanya sifat-sifat-Nya. Semua sifat Allah bersifat kekal (qadim). Ia berada pada dzat Allah dan menjadi sifat dzat-Nya. Mengenai sifat Allah, Maturidiyah cenderung sependapat dengan aliran Mu’tazilah, yang mengatakan bahwa antara Dzat dan sifat-sifat Allah itu tidak terpisah.

Kata kunci

Ketuhanan, Ahmadiyah Lahore, Maulana Muhammad Ali

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Konsep Ketuhanan Dalam Teologi Ahmadiyah Lahore Persfektif Maulana Muhammad Ali (1878-1931)2023 · oai:ais:skripsi:11718

Publikasi terkait