Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Studi Pola Interaksi Anak Putus Sekolah Di Posko Ilmu Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang” yang ditulis oleh Edo NIM. 4618034 pada Program Studi Sosiologi Agama (SA), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi dengan adanya pola interaksi anak putus sekolah di posko ilmu Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana pola interaksi anak putus sekolah di posko ilmu Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan terlibat sebanyak lima orang yang tergabung dalam posko ilmu, serta informan pengamat ialah ketua pemuda Balai Gadang, lurah Balai Gadang, satu tokoh agama Balai Gadang, satu tokoh masyarakat Balai Gadang dan satu wali murid anak posko ilmu. Untuk metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi, metode teknik analisis data digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan metode keabsahan data dilakukan dengan memperpanjang waktu kehadiran dan triangulasi. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa pola interaksi anak putus sekolah di posko ilmu Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. ada beberapa pola interaksi yang dapat ditemukan di posko ilmu yaitu proses asosiatif dan proses disosiatif. Dalam proses asosiatif ini terdiri dari kerjasama dan akomodasi. Adapun bentuk kerjasama dilakukan di posko ilmu yaitu bahwa awal berdirinya posko ilmu ini dikarenakan adanya kerjasama yang dilakukan oleh tiga orang pemuda yang ingin menjadikan posko pemuda menjadi posko ilmu. Kemudian bentuk akomodasi di posko ilmu ini juga terdapat adanya pertentangan atau perselisihan yang terjadi pada anak-anak posko ilmu, dengan terjadinya perselisihan anak tersebut maka guru sangat berperan penting di dalam menyelesaikan pertentangan atau perselisihan dengan mencari jalan keluarnya atau memberi hukuman ringan kepada anak tersebut. Proses disosiatif dalam proses disosiatif ini ada persaingan dan kontravensi, posko ilmu ini terdapat adanya persaingan antara anak yang putus sekolah dengan anak yang bersekolah salah satu bentuk persaingannya seperti di dalam proses belajar.