Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Penggunaan Member Card Dalam Transaksi Jual Beli Ditinjau Dari Hukum Islam (Studi Kasus Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•8 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi berjudul "Penggunaan Member Card Dalam Transaksi Jual Beli Ditinjau Dari Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh)" yang disusun oleh Revita Sari 1218008, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya kesepakatan antara pempeli dan penjual melakukan transaksi jual beli di Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh yang memberlakukan member card ini salah satu strategi pemasaran yang berkembang sampai saat ini. Yang mana konsumen yang ingin bergabung menjadi menjadi anggota, maka membayar biaya pendaftaran (harga) sejumlah Rp. 159.000 dengan jangka waktu dengan 6 Bulan, kemudian akan melakukan perpanjangan dengan membayar sebanyak uang pendaftaran awal. Pihak Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuhakan Payakumbuh akan menjanjikan memberikan potongan harga setiap bertransaksi menggunakan member card. Maka terjadinya indikasi kecemburuan antara konsumen biasa dengan anggota. Timbulnya gharar yang mana konsumen anggota member card yang tidak menggunakannya atau memanfaatkan tetapi memperoleh nilai diskon kecil dari harga kartunya, sehingga ada indikasi manipulasi harga yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik penggunaan member card di Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh, bagaimanan tinjauan hukum Islam tentang sistem penggunaan member card di Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh dan Tinjauan undang-undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen terhadap penggunaan member card di Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dalam transaksi jual beli antara penjual dan pembeli di Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yakni data primer yang berupa data hasil dari wawancara, observasi, dokumentasi. Dari kedua belah pihak yang terikat akad transaksi jual beli, sedangkan data sekunder yaitu data yang berupa buku-buku, Al-Qur’an dan Hadist, internet dan dokumen resmi yang berkaitan dengan penelitian, setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa praktik transaksi menggunakan member card di Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh terdapat unsur gharar terjadinya member card berbayar yang mana anggota Apabila konsumen tidak melakukan perpanjangan maka pihak Bintang Kembar Swalyan Kota Payakumbuh otomatis anggota tersebut secara tidak langsung keluar dari anggota member card dan menghanguskan poin-poin konsumen yang telah terkumpul dan apabila bagi konsumen yang jaran bertransaksi menggunakan member card maka terjadinya memperoleh nilai kecil dari harga kartunya yang mengakibatkan merugikan anggota tersebut. Dalam prinsip fiqh muamalah tidak diperbolehkan yang berbaur ketidakjelasan (gharar) karena bertentangan, dalam hal ini tidak memenuhi ketentuan jual beli yang berdasarkan syariat yang mana harus berlaku suka sama suka dan jujur serta amanah. sehingga harga yang tidak trasnparan serta kenaikan harga terlebih dahulu sehingga harga produk kesamar-samaran yang mampu menimbulkan penipuan.

Kata kunci

Transaksi, hukum Islam,perlindungan konsumen

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penggunaan Member Card Dalam Transaksi Jual Beli Ditinjau Dari Hukum Islam (Studi Kasus Bintang Kembar Swalayan Kota Payakumbuh)2022 · oai:ais:skripsi:11320

Publikasi terkait