Abstrak
Judul skripsi “Penerapan Strategi Self Management Melalui Bimbingan Kelompok Untuk Mengurangi Kecanduan Media Sosial Pada Siswa Di Man 4 Agam”. Skripsi Ini Disusun Oleh Meta Rofiana, NIM 2617053 Program Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi siswa yang memiliki media sosial mayoritas mengalami kecanduan media sosial seperti di dalam kelas mereka mencuri-curi keadaan untuk membuka handphone membuka media sosial (instagram, facebook dan whastapp). Dan ketika istirahat siswa lebih suka memegang handphone dan mengakses media sosial dari pada mengobrol dengan teman-teman. Hal ini berakibat siswa tidak mengenal waktu, tidak peduli dengan sekitar, kurang sosialisasi dengan lingkungan, mengganggu kesehatan, dan malas belajar. Sehingga perlu adanya upaya untuk mengatasi kecanduan media sosial seperti melakukan strategi self-management. Self management merupakan suatu proses dimana konseli mengarahkan perubahan tingkah laku mereka sendiri melalui tiga teknik yaitu self minotoring, stimulus control dan selfreward. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh penerapan teknik self-management melalui bimbingan kelompok untuk mengatasi kecanduan media sosial pada siswa kelas XI MAN 4 Agam Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (pre-ekperimental designs one-group pretest-posttes design). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 4 Agam yang berjumlah 110 siswa, dengan menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 16 siswa yang mengalami kecanduan media sosial tinggi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket kecanduan media sosial dengan jenis angket tertutup serta teknik pengolahan data dan teknik analisis data menggunakan Miscrosof exel dan SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan analisis data menunjukkan nilai rhitung 0,472 > rtabel 0,468, dan dengan menggunakan batas signifikansi 0,05. Dari hasil penelitian juga tampak bahwa dengan diberikan penerapan strategi self manangement 31,25% siswa memiliki kecanduan media sosial rendah dan 68,75% siswa memiliki kecanduan media sosial sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara strategi self manangement melalui bimbingan kelompok terhadap kecanduan media sosial pada siswa di MAN 4 Agam. Yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil koefisien determinasi diperoleh hasil 98,5%. Berdasarkan nilai tersebut dapat diartikan bahwa penerapan strategi self manangement memengaruih pengurangan kecanduan media sosial pada siswa sebesar 98,5%, sementara itu 1,5% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini..