Abstrak
Judul skripsi “Pengaruh Kecemasan Pasutri Yang Belum Dikaruniai Keturunan Terhadap Interaksi Sosial Di Jorong Simpang Hilir Kec. Simpang Alahan Mati Kec. Simpang Alahan Mati, Kab. Pasaman”. Skripsi Ini Disusun Oleh Natasya Putri, NIM 2617008 Program Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena kecemasan yang dirasakan pasutri yang timbul karena belum dikaruniai keturunan, merasa malu karenan belum dikaruniai keturunan serta di cela oleh masyarakat sekitar, adanya persepsi apabila pasutri yang belum dikaruniai memiliki penyakit tertentu dan juga adanya persepsi punahnya silsilah keluarga karena tidak dikaruniai keturunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecemasan pasutri yang belum di karuniai keturunan terhadap interaksi sosial dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kecemasan pasutri yang belum dikarunia keturunan terhadap interaksi sosial di Jorong Simpang Hilir Kec. Simpang Alahan Mati, Kab. Pasaman. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat regresi denganmenafsirkan kejadian-kejadian yang sesungguhnya yang diperoleh yang hasilnya melalui nagka-angka. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang suami istri yang belum dikaruniai keturunan yang berada di Jorong Simpang Hilir Kec. Simpang Alahan Mati, Kab. Pasaman. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah semua populasidengan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 40 orang. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian angket dengan jenis angket tertutup dan teknik analisis data menggunakan Miscrosof exel dan SPSS 24.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rhitung 0,231 > rtabel 0,152 dari df= 38, pada taraf signifikan a 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kecemasan pasutri yang belum dikaruniai keturunan terhadap interaksi sosial di Jorong Simpang Hilir Kec. Simpang Alahan Mati, Kab. Pasaman. Sementara itu Fhitung sebesar 1,478 sedangkan Ftabel sebesar 17,7%. Yang berarti Ha diterima dan Ho di tolak. Berdasarkan hasil koefisien determinasi diperoleh hasil = 5,3%. Berdasarkan nilai tersebut dapat diartikan bahwa kecemasan pasutri memengaruhi interaksi sosial sebesar 5,3% dengan kategori sedang, sementara itu 94,7% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.