Abstrak
IRNA MELASARI, NIM 2616,112, skripsi ini berjudul “Proses Rehabilitasi Warga Binaan Dalam Pembinaan mental Di Panti Sosial Karya Wanita Andam Dewi Kabupaten Solok.” Dengan program study Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2021. Rehabilitasi ini merupakan pemulihan pada kedudukan kembali seperti semula, yaitu kedudukan seseorang seperti sebelum terjadi penyimpangan. Selain itu, pusat rehabilitasi juga dibentuk dengan tujuan untuk mengembalikan peran dan status para pelaku penyimpangan agar sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk merehabilitasi warga binaan yaitu dengan program pembinaan mental terhadap warga binaan yang di bina di dalam panti. Kajian teori yang dibahas disini adalah proses rehabilitasi warga binaan dalam pembinaan mental yang mana yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: a. bimbingan spiritual, b. bimbingan sosial, c. bimbingan fisik, d. motivasi serta faktor pendukung dan penghambat proses rehabilitasi warga binaan dalam pembinaan mental. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Infoman kunci empat orang para Pembina warga binaan, sedangkan informan pendukung adalah lima orang warga binaan. Data dikumpulkan dengan melalui observasi, dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a. bimbingan spiritual, pada proses bimbinghan ini panti sudah melakukan semua kegiatan yang mengarah kepada tuntutan agama seperti terlihat dari warga binaan yang tidak pernah melaksanakan shalat, sekarang mereka sudah bisa shalat, kemudian dari mereka yang tidak bisa membaca alqur`an, sekarang sudah mulai bisa membaca alqur`an, dari yang tidak berjilbab mereka sudah memakai jilbab. b. bimbingan sosial, pada proses bimbingan ini tampak hubungan pegawai dan warga binaan memiliki hubungan yang baik, semua warga binaan diperlakukan sama dan didik untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. c. bimbingan fisik, pada proses bimbingan ini warga binaan diberikan kegiatan yang bermanfaat untuk kebugaran tubuh sehat secara jasmani dan mental. d. motivasi pada tahap ini panti seslalu memberi arahan dan dorongan kepada warga binaan kearah yang lebih baik. Sedangkan faktor pendukung pada proses rehabilitasi warga binaan dalam pembinaan mental yaitu, tempat yang strategis, jauh dari keramaian. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu, mereka mempunyai status pendidikan yang berbeda-beda, beda budaya, beda lingkungan.