Abstrak
Skripsi ini berjudul “Strategi Bank Syariah Dalam Mengatasi Pembiayaan Bermasalah Selama Pandemi Covid-19 (Studi Kasus : Bank Syariah Bukopin KC Bukittinggi” yang disusun oleh Febri Melyanti 3317354. Skripsi mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam, Jurusan S1 Perbankan Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Pandemi Covid-19 merupakan salah satu faktor eksternal yang menyebabkan terjadinya pembiayaan bermasalah di Bank Syariah. Hal ini disebabkan karena banyak pelaku usaha terdampak pandemi ini dan mengakibatkan nasabah yang mempunyai kewajiban membayar angsuran pembiayaannya ke Bank Syariah menjadi kurang lancar. Sehingga Bank Syariah harus mempunyai strategi untuk mengatasi pembiayaan bermasalah untuk membantu meringankan nasabah yang terdampak dan menjaga kualitas pembiayaan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung dengan Staff Bank Syariah Bukopin KC Bukittinggi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa strategi mengatasi pembiayaan bermasalah pada masa pandemi Covid-19 di Bank Syariah Bukopin KC Bukittinggi dengan cara menetapkan kebijakan restrukturisasi sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah dan OJK. Dalam mengatasi pembiayaan bermasalah Bank Syariah Bukopin KC Bukittinggi terdapat kendala yang dihadapinya seperti nasabah yang sulit diajak berdiskusi, sulit menemui keluarga nasabah. Pada saat pandemi ini kendalanya yaitu keterbatasan pihak bank untuk melihat lokasi nasabah secara langsung dan penyelesaian dengan pengadilan atau kantor lelang yang sering tutup.