Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Rince Frisilla NIM 3317294 Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan judul “Peran Financial Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan pada Bank Syariah Indonesia (BSI ) Cabang Bukittinggi ”. Pada BSI Cabang Bukittinggi, Financial Teknologi sangat berperan dalam melakukan transaksi. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peran finansial teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Bank Syariah Indonesia Cabang Bukittinggi, (2) Kendala implementasi finansial teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Bank Syariah Indonesia Cabang Bukittinggi. Jenis penelitian yang di lakukan penulis pada Skripsi ini adalah penulis menggunakan metode Deskriptif Kualitatif yang memberikan Informasi, fakta dan data tentang peran Finansial Teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan melakukan wawancara secara langsung kepada karyawan atau staf bank Syariah Indonesia Cabang Bukittinggi. Hasil penelitian ini bahwa peran finansial teknologi sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Adapun kendala yang dihadapi dalam implementasi finansial teknologi yaitu kendala terhadap Infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya FinTech transaksi yang dilakukan nasabah menjadi mudah karena transaki tersebut bisa dilakukan dimana saja mereka berada, sehingga pelayanan bank pun dapat memberikan pelayanan yang Maksimal. FinTech sangat membantu pihak bank maupun nasabah dalam melakukan transaksi keuangan perbankan. Sehingga dalam melakukan transaksi keuangan menjadi lebih praktis. Peran finansial teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan yaitu untuk mempermudah melakukan transaksi.kendala yang dihadapi dalam implementasi finansial teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan yaitu kendala pada infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Kendala pada infrastruktur jaringan, jaringan yang baik hanya dapat dirasakan di perkotaan sedangkan di pedesaan jaringan belum terlalu baik sehingga menyebabkan terkendalanya penerapan FinTech