Abstrak
Skripsi dengan judul “Analisis Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Burai Kiah Na’li Berdasarkan Perspektif Bisnis Syariah (Studi Kasus : Wisata Air Terjun Burai Kiah Na’li Nagari Sabu, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar)”. Ditulis oleh Midratul Rahmi NIM. 3717005 program studi Manajemen Bisnis Syariah IAIN Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini bahwa Wisata Air Terjun Burai Kiah Na’li Nagari Sabu, Kec. Batipuh Kab. Tanah Datar kendala dalam pengembangan potensi objek wisata. Namun, pengembangannya masih belum optimal sehingga di butuhkan suatu perencanaan agar terciptanya pengembangan objek wisata yang berkelanjutan di Nagari Sabu Kec. Batipuh Kab. Tanah Datar. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Burai Kiah Na’li Berdasarkan Perspektif Bisnis Syariah di Nagari Sabu Kecamatan Baipuh Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan pedekatan kualitatif (field research) yang bersifat deskriptif dan SWOT. Teknik pengumpulan data dapat diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data yang terkumpul di analisis dengan reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Sehingga data yang diperoleh di uji keabsahannya dengan triagulasi. Informan yang digunakan beberapa orang diantaranya yaitu Wali Nagari Sabu, BUMNag Nagari Sabu, Pokdarwis Nagari sabu, pekerja, pengunjung dan orang yang tinggal di kawasan objek wisata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan objek wisata air terjun burai kiah na’li dari hasil analisis matrik internal eksternal (IE) berada pada sel IV yaitu tahap hati-hati dengan strategi stabilitas. Sedangkan pada hasil diagram SWOT berada pada kuadran I yaitu memiliki peluang dan kekuatan besar. Alternatif strategi pengembangan objek wisata sesuai matrik SWOT yaitu strategi SO dengan strategi yaitumeningkatkan potensi alam yang bagus guna mendukung pembuatan lapangan usaha bagi masyarakat, memaksimalkan pengelolaan potensi wisata, mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan alam, dan meningkatkan kepemimpinan dalam kinerja guna memperkembangkan teknologi dan informasi.