Abstrak
Abstrak Skripsi Atas Nama Sultika Rahmi, Nim 4416010, Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (Iain) Bukittinggi, Dengan Judul “Peran Haji Abdul Manan Terhadap Masyarakat Kamang dalam Peristiwa Perang Kamang’’. Perang Kamang merupakan sebuah peristiwa penting dalam sejarah Sumatera Barat, peperangan itu terjadi di masa kolonial sebagai wujud perlawanan dan penentangan masyarakat Sumatera Barat terhadap penindasan dan penentangan terhadap kebijakan Belanda terutama dalam penerapan pajak (Belasting). Peristiwa ini juga dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap Plakat Panjang yang disepakati pada masa perang paderi yang menyatakan bahwa Belanda tidak akan memungut pajak kepada masyarakat, namun masyarakat dianjurkan untuk menanam tanaman kopi. Hal tersebut membuat masyarakat tersinggung dan marah hingga menyebabkan terjadinya pemberontakan yang akhirnya menewaskan ratusan orang baik dari pihak Belanda maupun perlawanan oleh rakyat. Perang ini dipimpin oleh seorang tokoh agama yang terkenal di Kamang yaitu Haji Abdul Manan. Haji Abdul Manan adalah salah satu tokoh penting yang mengambil peran sebagai tokoh sentral penggerak perlawanan terhadap belanda. Pada masa peristiwa perang Kamang, Haji abdul Manan menjadi pusat perhatian belanda karena pengaruhnya yang kuat, selain posisinya sebagai seorang ulama,guru dan tokoh panutan ditengah-tengah masyarakat yang menjadi tempat belajar tentang agama serta pembangkit semangat jihad dalam menentang kebijakan Belasting dan menentang penjajahan dari Belanda. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perjuangan haji abdul manan melawan belanda, peran dan pengaruh haji abdul manan terhadap masyarakat Kamang dalam peristiwa perang kamang 1908 M. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Hasil penelitian dengan cara deskriptif naratif. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian sejarah. Menurut Dudung Abdurrahman, langkah-langkah penelitian ini meliputi: 1) heuristik atau pengumpulan sumber, baik observasi wawancara dan studi pustaka. 2) Kritik sumber, dilakukan penyaringan atau penyeleksian sumber data yang faktual dan orisinalnya terjamin. 3) Interpretasi, penefsiran terhadap fakta sejarah yang diperoleh selama penelitian. 4) Historiografi, penulisan hasil penelitian skripsi dengan sistematika sesuai dengan buku pedoman Penulisan Skripsi Prodi SPI IAIN Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haji Abdul Manan merupakan seorang tokoh pejuang yang berpengaruh pada masa kolonial Belanda. Strategi peperangan yang dipimpin oleh beliau dalam melawan Belanda berhasil membuat pasukan Belanda sangat kewalahan, sehingga Belanda meminta bantuan pasukan tambahan dari Padang Panjang. Pengaruh dari Haji abdul manan ini dalam aspek keagamaan, bahwa di Kamang masih ada surau-surau suluak yang tetap melakukan ritual setiap bulan ramadhan.