Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Mitra Aditah, NIM 3215.071, Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam (IAIN) Bukittinggi. Dengan judul “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tenaga Kerja Terdidik Memilih Sektor Informal Sebagai Mata Pencaharian Menurut Perspektif Islam di Kabupaten Pasaman Barat”. Latar belakang dalam penelitian ini adalah di Pasaman Barat tenaga kerja terdidiknya masih mengalami suatu masalah atau hambatan dalam mendapatkan pekerjaan, disebabkan sempitnya lapangan kerja terutama lapangan kerja formaldan memilih tempat-tempat bekerja karena tidak sesuai dengan latar belakangpendidikannya,sehingga banyak timbulnya pengangguran dan banyak yang bekerja di sektor informal, karena tidak ada pilihan lain lagi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tenaga kerja terdidik memilih pekerjaan di sektor informal sebagai mata pencaharian di Kabupaten Pasaman Barat. Faktor-faktor tersebut yaitu tingkat pendidikan, kesempatan kerja dan motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu menyebarkan angket (kuesioner). Sedangkan teknil analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda, uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, uji T, uji F dan koefisien determinasi. Persamaan tersebut bermakna bahwa jika variabel tingkat pendidikan,motivasi kerja dan kesempatan kerja bernilai nol makatenaga kerja terdidik bernilai 16,578. Sedangkan koefisien regresi X1 sebesar 0,034 menyatakan bahwa setiap kenaikan satu satuan tingkat pendidikan akan meningkatkan tenaga kerja terdidik sebesar 0,034 satuan dengan anggapan X2 tetap. Sedangkan koefisien regresi X2 sebesar 0,169 menyatakan bahwa setiap kenaikan satu satuan motivasi kerja akan tenaga kerja terdidik sebesar 0,169 satuan dengan anggapan X1 dan X2 tetap. Sedangkan koefisien regresi X3 sebesar 0,246 menyatakan bahwa setiap kenaikan satu satuan kesempatan kerja akan tenaga kerja terdidik sebesar 0,246 satuan dengan anggapan X2 dan X3 tetap. Dalam perspektif Ekonomi Islam bahwa manusia disuruh untuk mencari pekerjaaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tidak boleh memilih-milih pekerjaan, tidak masalah bekerja dimana dan apa jenis pekerjaannya yang penting halal, jelas kemaslahatannya dan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.