Abstrak
ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Penerapan Strategi Pembelajaran Debat aktif pada Pembelajaran Fikih di Pondok Pesantren Al Irsyad Bulaan Kamba Kab. Agam“ disusun oleh Eko Supria, NIM. 2115042 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Maksud judul ini adalah penelitian yang mengungkapkan penerapan strategi pembelajaran debat aktif di pondok pesantren al irsyad bulaan kamba kab. Agam. Adapun motivasi penulis melakukan penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena dalam pelaksanaan strategi pembelajaran debat aktif yaitu ketika guru mengajar dengan menerapkan strategi pembelajaran debat aktif, sebagian peserta didik merasakan kejunahan dalam belajar yang ditandai dengan peserta didik suka meribut, ada peserta didik yang mengantuk, tidak memperhatikan pembelajaran, dan berbicara sendiri dengan teman sebangku, serta mencoret-coret kertas. Maka dari itu, guru fikih mencari solusi dalam mengatasi permasalahan belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran debat aktif. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan metode yang bersifat deskriptif kualitatif yaitu bertujuan untuk menggambarkan sesuatu apa adanya. Pengumpulan data penulis lakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari informan kunci dan informan pendukung. Informan kunci yaitu guru mata pelajaran fikih kelas X pondok pesantren al irsyad bulaan kamba kab.agam, sedangkan informan pendukung yaitu beberapa dari peserta didik kelas X pondok pesantren al irsyad bulaan kamba kab. agam. Pelaksanaan teknik pemeriksaan data dilakukan melalui triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dalam Penerapan strategi pembelajaran debat aktif dikelas X merupakan salah satu strategi yang diterapkan dalam mengatasi kejenuhan belajar peserta didik. Strategi debat aktif dilaksanakan pada tiap materi yang cocok, artinya tidak semua materi bisa diterapkan dengan strategi debat aktif. Langkah-langkah pelaksanaan strategi debat aktif mencakup, menentukan masalah yang diperdebatkan, membagi dua kelompok pro dan kontra, pemberian waktu diskusi, guru menggulang kembali materi yang diajarkan, dan melakukan evaluasi terhadap debat yang dilakukan. Kendala-kendala guru dalam menerapkan strategi debat aktif yaitu karena keterbatasan waktu, pengaruh kesehatan peserta didik, pengaruh kawan satu bangku, debat melenceng dari materi, fasilitas kurang mendukung, dan kurangnya semangat dari peserta didik.