Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

Program Pembinaan Anak Terlantar pada Dinas Sosial Kabupaten Agam

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•5 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Melisa Nilam Sari, Nim 4615008 yang berjudul “Program Pembinaan Anak Terlantar Pada Dinas Sosial Kabupaten Agam”, Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi.2019. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pelaksanaan Program Pembinaan Anak Terlantar Pada Dinas Sosial Kabupaten Agam. Salah satu program Dinas Sosial yaitu membina anak terlantar yang ada di Kabupaten Agam. Anak terlantar ini adalah anak yang karena suatu sebab orang tuanya melalaikan dan tidak mampu melaksanakan kewajiban sehingga kebutuhan anak tidak tercukupi. Jumlah anak terlantar yang ditemukan tiga tahun belakangan ini berjumlah 716 orang. Dinas sosial menemukan beberapa faktor anak menjadi terlantar, seperti yatim, yatim piatu, piatu, korban kekerasan, dan lainnya. Dinas Sosial bekerjasama dengan panti-panti swasta yang ada di Kabupaten Agam untuk membina anak-anak terlantar, sedangkan untuk memperoleh data anak-anak terlantar ini bagi yang di dalam panti diminta Kecamatan, Kecamatan yang ada di Kabupaten Agam berjumlah 16 (enam belas) per Kecamatan, dan untuk anak terlantar di luar panti diperoleh dari ada laporan dari kepolisian, satpol PP, masyarakat dan lainnya. Dinas Sosial tentunya juga memiliki hambatan-hambatan seperti dana, prasarana, juga masih kurang maksimalnya kegiatan pelaksanaan program pembinaan. Penulisan ini merupakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam penelitiannya terkait judul program pembinaan anak terlantar pada dinas sosial Kabupaten Agam. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan tringulasi dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan pembinaan anak terlantar hal utama yang dilakukan yaitu melakukan pendataan anak-anak terlantar baik untuk di dalam maupun di luar panti. Sedangkan pelaksanaan dengan melakukan monitoring antara anak dengan keluarga yang didampingi oleh Dinas Sosial dan pekerja sosial. Berikutnya menyalurkan bantuan, Dinas Sosial menyalurkan bantuan berupa beras. Dalam membina anak-anak terlantar ini sepenuhnya diserahkan pada pembina panti dimana anak-anak terlantar itu ditempatkan. Setelah pembinaan anak-anak diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing, karena tanggung jawab panti hanya sampai tingkat SMA. Dinas Sosial masih kurangnya dalam memberikan bantuan, serta kegiatan-kegiatan pembinaan juga belum berjalan lancar karena tidak adanya program-program khusus tiap tahun

Kata kunci

Program pembinaan, anak terlantar, dinas sosial

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Program Pembinaan Anak Terlantar pada Dinas Sosial Kabupaten Agam2019 · oai:ais:skripsi:4795

Publikasi terkait