Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Faktor-Faktor Produksi Terhadap Efisiensi Produksi Coklat Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus : Petani di Jorong Sungai Angek”. Disusun oleh Desnita (NIM: 3214.181). Jurusan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Atas bimbingan bapak Dr. Miswardi, SH.,M.Hum dan ibu Sandra Dewi, SE.,MM. Motivasi penulis melakukan penelitian ini karena kurangnya faktor-faktor produksi petani coklat terhadap perawatan coklat sehingga penghasilan coklat kurang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak faktor-faktor produksi terhadap efisiensi coklat menurut perspektif ekonomi islam, dituntut mengunakan tata cara khusus, ada aturan mainnya yang mengatur bagaimana seharusnya seorang Muslim berusaha agar bisnis mendapatkan berkah dan ridha Allah SWT didunia dan akhirat, kenyataan yang kita hadapi sekarang di masyarakat adalah perilaku ( Akhlak) yang menyimpang dari ajaran agama, merosotnya etika dalam berbisnis. Dalam beberapa kegiatan usaha yang tidak memperdulikan waktu sholat, ketidak jujuran dalam berwirausaha dan lain sebagainya. Pada hal Islam telah memberikan aturan bagaimana cara berbisnis yang baik.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisi dampak aktor-faktor produksi terhadap efisiensi coklat di Jorong Sungai Angek Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penulis mengambil sampel penelitian sebanyak 50 orang petani coklat di Jorong Sungai Angek. Mengumpulkan data yang berhubungan dengan judul penelitian dimulai dari bulan April 2018 yang beralokasi di jorong Sungai Angek dengan cara pengisian kuisioner kepada para petani coklat pada teknik analisa data terdapat 4 indikator yang di uji. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa faktor-faktor produksi petani coklat terhadap efisiensi sumber daya alam, modal, tenaga kerja dan teknologi di jorong Sungai Angek masih sedang. Karena jika faktor-faktor produksi yang digunakan terhadap efisiensi produksi tinggi maka hasil produksi coklat akan mencapai tingkat efisiensi yang tinggi.petani coklat juga tetap bersyukur kepada Allah SWT dan tidak lupa menyisihkan uangnya untuk bersedekah.