Abstrak
JEFRI, NIM : 2514.068 dengan judul skripsi : Perancangan Media Pembelajaran TIK Kelas X Menggunakan VideoScribe dan Adobe Flash CS6 di SMA N 2 Bukittinggi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi, 2018. Perancangan media ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran BL-TIK (Bimbingan Lokal-Teknologi Informasi dan Komunikasi) di SMA N 2 Bukittinggi dalam satu lokal hanya ada satu jam pelajaran atau 45 menit dalam satu minggu. Dengan demikian guru mata pelajaran BL-TIK harus mampu memberdayakan waktu yang ada agar dapat digunakan secara efektif, sehingga guru memanfaatkan modul dalam proses pembelajaran. Namun penggunaan modul saja masih belum mampu membantu pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran yang disampaian. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian perancangan media pembelajaran TIK kelas X menggunakan VideoScribe dan Adobe Flash CS6 agar pembelajaran yang dilakukan lebih menarik minat belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) model 4-D (four-D) yaitu define, design, develop dan disseminate. Model pengembangan multimedia yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan multimedia versi Luther Sutopo yang terdiri dari enam tahap yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan distribution. Uji produk yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas oleh pakar yaitu ahli media, ahli pendidikan dan ahli teknologi informasi, uji praktikalitas oleh guru kelas, dan uji efektifitas oleh peserta didik. Hasil dari penelitian media pembelajaran BL-TIK ini berupa media pembelajaran berbasis video animasi scribing dan media interaktif yang bisa digunakan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran BL-TIK. Bentuk dari media pembelajaran ini berupa Compact Disc (CD) yang dapat dieksekusi tanpa memerlukan sistem lain untuk menjalankannya, sedangkan untuk uji produk validitas dari 3 orang expert diperoleh 96,61 nilai yang dinyatakan sangat valid, sedangkan untuk uji praktikalitas dari 3 orang expert diperoleh nilai 99,99 yang dinyatakan sangat praktis, dan untuk uji efektifitas dari 30 orang expert diperoleh nilai 92,15 yang dinyatakan sangat efektif. Diharapkan peneliti berikutnya dapat merancang media dengan materi lain dan dengan animasi yang lebih baik lagi.