Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Adika Sri Wahyuni, NIM. 2113.001, judul skripsi “KETELADANAN NABI IBRAHIM A.S DALAM MENDIDIK ANAK”. Maksud dari judul ialah bagaimana keteladanan Nabi Ibrahim a.s dalam mendidik anak-anaknya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan peneliti terhadap kebanyakan anak pada saat ini sudah kehilangan keteladanan dari orang tuanya disebabkan karena orang tua hanya sibuk dengan urusannya dan menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak pada sekolah tanpa diiringi dengan suri teladan yang baik di rumah mereka. Nabi Ibrahim a.s adalah seorang Nabi yang patut diteladani dalam segala hal terutama dalam hal mendidik anak, karena beliau berhasil mendidik anaknya dengan suri teladan hingga mengantarkan kedua anaknya menjadi Nabi. Rumusan masalah dalam penelitan ini Bagaimana keteladanan Nabi Ibrahim a.s dalam mendidik anak?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keteladanan Nabi Ibrahim a.s dalam mendidik anak. Keteladanan adalah mendidik anak dengan cara memberikan contoh yang baik ( Uswah Hasanah) agar dijadikan sebagai panutan yang baik dalam berkata, bersikap dan dalam semua hal yang mengandung kebaikan. Penelitian ini penting dilakukan karena sudah sangat kurangnya keteladanan yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Orang tua hanya banyak fokus pada kebutuhan materi dan menyerahkan pendidikan anak-anaknya pada orang lain, tanpa diiringi dengan memberikan contoh dan mengamalkan terlebih dahulu kebaikan yang akan diajarkan kepada anak-anaknya. Jenis penelitian ini adalah library research (kepustakaan) dengan metode analisis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Nabi Ibrahim. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah cara berpikir deduktif, induktif dan komparatif. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa dalam mendidik anaknya Nabi Ibrahim mencontohkan beberapa keteladanan yaitu mengajarkan tauhid kepada anak, menanamkan cinta kepada Allah Swt dalam diri anak, Mendidik anak untuk teguh dan rela berkorban demi akidah, mendo’akan anak, mendidik anak dengan sabar, berdialog dengan anak untuk mencari solusi yang terbaik, mengajarkan anak untuk bersikap dermawan.