Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Keteladanan Maryam dalam Menjaga Kesucian Diri (Iffah): Kajian Tafsir Tematik dan Relevansinya bagi Muslimah di Era Digital

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•27 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Khairum Nisa, NIM 4122035, Judul Skripsi “Keteladanan Maryam dalam Menjaga Kesucian Diri (‘Iffah): Kajian Tafsir Tematik dan Relevansinya bagi Muslimah di Era Digital” Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Perkembangan teknologi digital menghadirkan berbagai tantangan moral bagi muslimah, khususnya dalam menjaga kesucian diri dan kehormatan (‘iffah). Interaksi tanpa batas di ruang digital, tren visual, serta kecenderungan mencari pengakuan di media sosial menjadi ancaman terhadap nilai-nilai tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji keteladanan Maryam sebagai model Qur’ani dalam menjaga kehormatan diri yang relevan bagi muslimah di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis penafsiran tiga mufasir kontemporer, yaitu M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah, Hamka dalam Tafsir al-Azhar, dan Sayyid Qutb dalam Tafsir Fi Zhilal al-Qur'an. Analisis difokuskan pada ayat-ayat yang berkaitan dengan kesucian Maryam, yaitu Q.S. Maryam: 17–20, Q.S. at-Tahrim: 12, Q.S. al-Anbiya': 91, dan Q.S. Ali 'Imran: 42. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan Maryam dalam menjaga kesucian diri mencakup tiga aspek utama. Pertama, kemuliaan akhlak yang tercermin melalui ketekunan beribadah dan ketaatan kepada Allah. Kedua, penjagaan kehormatan dan kesucian diri melalui sikap hati-hati dalam berinteraksi serta mengutamakan ibadah. Ketiga, sikap berlindung kepada Allah sebagai benteng utama dalam menjaga kesucian. Penelitian ini juga menemukan tiga relevansi utama bagi muslimah di era digital, yaitu menjaga etika pergaulan dan kesucian diri di ruang digital, menjaga aurat dan penampilan secara bijaksana di media sosial, serta memanfaatkan media sosial untuk aktivitas yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Temuan ini menawarkan kerangka berbasis al-Qur'an untuk memperkuat ketahanan moral dan spiritual muslimah di era digital.

Kata kunci

‘Iffah, Keteladanan Maryam, Tafsir Tematik, Landasan Etika, Era Digital.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Keteladanan Maryam dalam Menjaga Kesucian Diri (Iffah): Kajian Tafsir Tematik dan Relevansinya bagi Muslimah di Era Digital2026 · oai:ais:skripsi:21631

Publikasi terkait