Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Studi Komparatif Konsep Keadilan Dalam Bidang Produksi Menurut Ekonomi Kapitalis Dan Ekonomi Islam”.Disusun oleh Remika NIM 3213.024.Skripsi mahasiswa jurusan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Motivasi penulis memilih judul ini adalahIslam menganjurkan untuk berlaku adil, salah satunya dalam bidang produksi. Tetapi realitanya saat sekarang ini masih banyak produsen yang menganut sistem ekonomi kapitalis. Produksi dalam konteks Islam adalah suatu proses kegiatan ekonomi untuk menghasilkan barang atau jasa tertentu dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi (SDA, SDM, Modal, Skill/Manajemen ) dalam waktu tertentu dan harus sesuai dengan nilai-nilai syariah. Di dalam Islam telah diatur bagaimana produksi yang baik tanpa menimbulkan kemudaratan dan selalu mementingkan kemaslahatan umat seperti produksi dalam lingkaran halal dan produksi ramah lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan dalam pembahasan ini adalah Library Research (studipustaka) yaitu: pendalaman, penelaahan dan pengidentifikasian pengetahuan yang ada dalam kepustakaan (sumber bacaan, buku-buku referensi atau hasil penelitian lain) yang berhubungan dengan pembahasan yang diteliti. Pendekatan melalui kualitatif non interaktif, yaitu mengadakan pengkajian berdasarkan analisis dokumen. Sedangkan objek yang penulis teliti buku yang berkaitan dengan produksi dari buku-buku ekonomi. Data-data yang terkumpul kemudian diolah dengan metode berfikir (membandingkan) komperatif, memaparkan (mendeskripsikan),danmemahami (interpretasi). Setelah penulis melakukan penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa Islam lebih adil dalam melakukan produksi dibandingkan dengan ekonomi kapitalis bukti keadilan dalam Islam bisa dilihat dari perlakuan produsen terhadap faktor-faktor produksi seperti SDA (bahan baku), SDM (Tenaga Kerja), Modal (Capital) dan Skill/Manajemen. Dan penulis tidak sependapat dengan produksi dalam ekonomi kapitalis yang mana profit merupakan motif utama dalam berproduksi dan tanpa memikirkan kemaslahatan umat.