Abstrak
Abstract: In Islam, children are a mandate that must be maintained, regardless of the child's physical condition. They have the same rights as their parents, especially in terms of learning. What're more, children who are born with various needs, which are called children with special needs, such as mentally retarded children. Children who are born with intelligence that is significantly below the average are accompanied by an inability to adapt (Kustawan D, 2016). Children with mental retardation are also children who have academic barriers so that in their learning, modifications to the curriculum are needed by paying attention to the form of their special needs. However, even though in the reality of their lives they experience difficulties academically, this does not mean that they should also be neglected to get the religious learning they profess. They have the right to get proper religious learning and a place, whether they get it at home or in an educational institution (school). So that mentally retarded children have good gamma knowledge in their lives. Keywords: Learning Methods, Islamic Religious Education, Impairment. Abstrak: Dalam Islam, anak adalah amanah yang harus dijaga dipelihara, tidak melihat kondisi fisik anak. Mereka sama memiliki hak dari orang tua mereka, terutama dalam hal pembelajaran. Apa lagi anak yang dilahirkan dengan berbagai kebutuhan, yang disebut dengan anak berkebutuhan khusus, seperti anak tunagrahita. Anak yang dilahirkan dengan memiliki intelegensi yang signifikan di bawah rata-rata disertai dengan ketidak mampuan dalam beradaptasi (Kustawan D, 2016).Anak tunagrahita juga anak yang memiliki hambatan secara akademik, sehingga dalam pembelajarannya dibutuhkan modifikasi terhadap kurikulum dengan memperhatikan bentuk kebutuhan khusus yang dimilikinya. Namun demikian meskipun dalam realitas kehidupan mereka mengalami kesulitan secara akademik, namun tidak berarti mereka juga harus diabaikan untuk mendapatkan pembelajaran agama yang mereka anut. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan pembelajaran agama secara layak dan tempat, baik itu mereka dapatkan dirumah mupaun dalam sebuah lembaga pendidikan (sekolah). Agar anak-anak tunagrahita tersebut memiliki pengetahuan gama yang baik dalam kehidupanya. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Tunagrahita