2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurhafifah, NIM 2122096, Judul Skripsi “Hubungan Sikap Religius dengan Ketekunan Belajar pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDIT Syahiral Ilmi”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sikap religius peserta didik dalam menunjang ketekunan belajar, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Sikap religius diyakini dapat membentuk kesadaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik dalam proses pembelajaran. Namun, pada kenyataannya masih terdapat perbedaan tingkat ketekunan belajar peserta didik meskipun berada dalam lingkungan sekolah berbasis Islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap religius dengan ketekunan belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDIT Syahiral Ilmi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SDIT Syahiral Ilmi Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari sikap religius sebagai variabel bebas (X) dan ketekunan belajar sebagai variabel terikat (Y). Sampel penelitian berjumlah 26 peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sikap religius dan angket ketekunan belajar, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan yang linear. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,002 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,589 menunjukkan adanya hubungan yang positif dan cukup kuat antara sikap religius dengan ketekunan belajar. Hal ini berarti semakin baik sikap religius peserta didik, maka semakin tinggi pula ketekunan belajar mereka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sikap religius dengan ketekunan belajar peserta didik kelas V SDIT Syahiral
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Studi Analisis Terhadap Larangan Tabarruj Jahiliyah Dalam Penggunaan Lash Lift Bulu Mata Bagi Perempuan Perspektif Hukum Islam” yang ditulis oleh Siti Nurhafifah, NIM 1121100, Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Syari'ah Universitas Islam Negri (UIN) Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakang oleh banyaknya trend kecantikan bagi perempuan saat ini, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, berbagai jenis perawatan yang ditawarkan untuk mempercantik dan memperindah tampilan seorang perempuan. Diantara trend kecantikan yang ada saat ini ialah Lash Lift bulu mata yang digunakan untuk membuat bulu mata menjadi lentik dan tampak lebih indah, banyak perempuan menjadikan Lash Lift bulu mata ini sebagai alternatif lain selain menggunakan bulu mata palsu dan mascara. Dalam Q.S Al- Ahzab: 33 dan An- Nur: 60 yang menjelaskan tentang larangan tabarruj jahiliyah, yakninya janganlah para wanita melakukan hal-hal yang dilakukan oleh para wanita sebelum mereka, yaitu berjalan dengan berlenggak-lenggok, lemah gemulai, genit, memperlihatkan kecantikan tubuh yang mereka miliki kepada kaum pria dan lain sebagainya yang memang dilarang oleh agama. Karena kurangnya perhatian perempuan terhadap dampak dari penggunaan lash lift bulu mata ini, maka perlu dibahas tentang bagaimana dampak penggunaan lash lift bulu mata bagi perempuan dan bagaimana penggunaan lash lift bulu mata bagi perempuan perspektif hukum islam. Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yaitu dengan mencari dan mengumpulkan data dari berbagai sumber, baik berupa kitab atau buku mengenai tabarruj jahiliyah dan tambahan dari sumber-sumber lain, lalu sumber-sumber tersebut penulis olah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis peroleh dapat disimpulkan bahwa: pertama, dampak penggunaan lash lift bulu mata bagi perempuan ialah dapat membuat alergi pada kulit, kerusakan pada bulu mata, bulu mata tampak kusut dan berantakan. Kedua, penggunaan lash lift bulu mata bagi perempuan dalam perspektif Hukum Islam diharamkan kerena bersifat al-jahiliyyah al-ula, atau menyerupai model tabarruj orang-orang jahiliyah terdahulu yang diharamkan oleh Allah SWT.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah sikap siswa yang sering dianggap kurang sopan, seperti berbicara kasar kepada guru atau teman, serta kurangnya motivasi dalam menyelesaikan tugas. Padahal, sebenarnya kepribadian guru Pendidikan Agama Islam di sekolah itu seharusnya bisa mempengaruhi sikap siswa. Oleh karena itu, penulis ingin tahu apakah ada kaitan antara Kepribadian pengajar dan perilaku siswa SDN 04 Sungai Talang, Kecamatan Guguak. Dalam penelitian ini, penulis memakai metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi, di mana data diperoleh dengan menggunakan angket. Penelitian melihat apakah kepribadian guru Pendidikan Agama Islam berpengaruh terhadap hal tertentu terhadap sikap siswa kelas V di SDN 04 Sungai Talang. Siswa kelas V dipilih sebagai subjek penelitian, dengan fokus untuk melihat bagaimana kepribadian guru bisa mempengaruhi sikap mereka. Sebanyak 19 siswa terlibat terhadap penelitian, sehingga data yang digunakan berasal dari angket dan dokumentasi. Karena ada dua variabel yang diteliti (kepribadian guru sebagai variabel bebas dan sikap siswa sebagai indikator terikat), penulis menggunakan metode korelasi koefisien kontingensi untuk menganalisis hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian guru Pendidikan Agama Islam dianggap "Baik" dengan persentase 80,13%, sementara sikap siswa juga berada pada kategori "Baik" dengan persentase 76,80%. Selain itu, pengaruh kepribadian guru terhadap sikap siswa hanya sebesar 0,94%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Nilai korelasi yang ditemukan (rxy) adalah 0,940, yang lebih tinggi dari nilai kritis (rt) di tingkat signifikansi 5% dan 1%, yakni 0,497 0,940 > 0,623. Dengan begitu, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak.